JP Radar Kediri - Belakangan ini, bayi kuda nil bernama Moo Deng yang tinggal di Khao Kheow Open Zoo, Thailand, mendadak viral setelah video yang menampilkan tingkah lucunya tersebar di media sosial.
Moo Deng, yang baru berusia dua bulan ini, berhasil mencuri perhatian warganet tidak hanya di Thailand, tapi juga di seluruh dunia.
Nama Moo Deng, yang dalam bahasa Thailand berarti “babi lentur,” merujuk pada gerakan gemasnya, seperti berguling di tanah dan berenang dengan ceria.
Pipi merah muda dan tingkah lucu Moo Deng menarik perhatian, menyebabkan lonjakan pengunjung hingga 30 persen.
Video aksinya yang viral menjadikannya idola baru di kalangan pecinta satwa.
Namun tahukah kamu,di balik kelucuan dan popularitas Moo Deng, terdapat banyak fakta menarik tentang kuda nil yang jarang diketahui.
Baca Juga: 10 Fakta Mengejutkan Boneka Labubu yang Tak Banyak Orang Tahu
Berikut 10 fakta unik tentang kuda nil yang harus kamu ketahui:
1. Salah Satu Hewan Terganas di Dunia
Di balik fisiknya yang terlihat lucu dan menggemaskan, kuda nil adalah salah satu hewan paling berbahaya di dunia.
Meskipun binatang herbivora yang hanya memakan tumbuhan, kudanil dikenal sangat teritorial di wilayah perairan tempat tinggalnya.
Jika ada yang berani mendekati area mereka, kuda nil dapat menjadi sangat agresif dan menyerang tanpa ragu, termasuk menyerang manusia dan hewan lain.
Dilengkapi gigi taring yang besar dan kuat, gigi kuda nil bisa mencapai panjang hingga 50 cm.
Meskipun mereka terlihat damai di permukaan, kekuatan dan keganasan kuda nil tidak boleh diremehkan.
2. Tidur di Bawah Air Tanpa Terbangun
Kuda Nil memiliki kemampuan luar biasa untuk tidur di dalam air. Mereka dapat menutup lubang hidungnya secara otomatis saat berendam, dan refleks khusus membantu mereka muncul ke permukaan untuk mengambil napas setiap beberapa menit, tanpa perlu terbangun.
Bahkan kuda nil bisa menahan napas hingga 5 menit di bawah air.
Keistimewaan ini sangat penting bagi kuda nil, karena mereka menghabiskan sebagian besar hidupnya di air.
Dengan refleks otomatis ini, mereka dapat tidur nyenyak dan tetap aman di habitat alami mereka, tanpa perlu khawatir kehabisan udara. Ini menjadi salah satu keunikan yang membuat kudanil mampu bertahan di lingkungan air begitu lama.
3. Lebih Dekat dengan Paus
Kuda Nil sering disalah artikan sebagai hewan darat yang jauh hubungannya dengan makhluk laut.
Namun, secara evolusi, kuda nil sebenarnya memiliki hubungan lebih dekat dengan paus daripada hewan darat lainnya.
Sekitar 55 juta tahun yang lalu, nenek moyang kuda nil dan paus sama-sama berasal dari hewan yang hidup di perairan dangkal.
Seiring waktu, paus terus berkembang sebagai hewan laut, sementara kudanil mengembangkan kemampuan untuk hidup di darat dan air tawar.
4. Salah Satu Hewan Terbesar di Dunia
Seekor kuda nil dewasa bisa memiliki berat sekitar 1.500 kilogram atau lebih, bahkan ada yang mencapai 3.200 kilogram.
Tubuhnya yang besar ini memberikan keuntungan saat berada di dalam air, karena dapat tetap berada di dasar sungai atau danau dengan mudah.
Meskipun berat, tubuh kuda nil dirancang untuk pergerakan yang efisien ketika di air.
Hal inilah yang membuat kudanil begitu nyaman hidup di perairan, di mana sebagian besar waktu dihabiskan untuk berendam untuk menjaga tubuh tetap sejuk di bawah terik matahari.
Baca Juga: Sinopsis Film Laura, Kisah Tangguh Selebgram Laura Anna dalam Mendapatkan Keadilan
5. Cepat di Air, Cepat di Darat
Meskipun terlihat besar dan lamban, jangan salah mengira bahwa kuda nil adalah hewan yang lambat.
Di darat, kuda nil bisa berlari dengan kecepatan hingga 30 kilometer per jam, yang hampir setara dengan kecepatan lari manusia tercepat. Kecepatan ini digunakan untuk menjaga wilayahnya dari ancaman.
Kudanil diketahui dapat menghabiskan hingga 16 jam sehari di air, tetapi mereka sebenarnya tidak benar-benar mengapung.
Tubuh yang terlalu berat, dan kaki terlalu pendek untuk menciptakan daya dorong yang cukup untuk kuda nil berenang.
6. Keringat sebagai Tabir Surya Alami
Kuda Nil memiliki kulit tebal yang mengeluarkan cairan seperti "keringat darah," yang berfungsi melindungi mereka dari sinar matahari dan infeksi.
Cairan ini bertindak sebagai tabir surya alami sekaligus pelembap untuk menjaga kulit mereka tetap sehat saat berada di luar air.
Baca Juga: Resep Corn Ribs, Cemilan jagung yang Viral di TikTok
7. Hidup dalam Kelompok
Kuda Nil adalah hewan sosial yang hidup dalam kelompok besar yang disebut pods.
Kelompok ini biasanya terdiri dari 10 hingga 30 ekor, meskipun di beberapa daerah, jumlahnya bisa lebih besar.
Setiap pod biasanya dipimpin oleh seekor kuda nil jantan dominan yang menjaga wilayah dan kelompoknya dari ancaman.
8. Bayi Kuda Nil Lahir di Air
Seperti Moo Deng, bayi kuda nil biasanya lahir di air. Hal ini penting untuk melindungi bayi dari predator darat dan memastikan mereka dapat berenang sejak lahir.
Kuda Nil betina akan membawa bayi mereka ke perairan yang lebih dalam untuk memastikan mereka tetap aman dari ancaman.
Bayi kuda nil akan terus berada dekat dengan induknya selama beberapa tahun pertama hidup mereka untuk mendapatkan perlindungan dan belajar cara bertahan hidup di lingkungan yang keras.
Baca Juga: Pendaftaran KPPS Pilkada 2024 Telah Dibuka, Ini Tahapan dan Berkas yang Harus Disiapkan
9. Ledakan Kotoran
Kuda Nil memiliki kebiasaan unik dalam menandai wilayahnya dengan menyebarkan kotoran.
Dengan memutar ekornya seperti kipas, mereka menyebarkan kotoran ke area sekitarnya untuk memberi tahu kudanil lain bahwa itu adalah wilayah mereka.
Jangkauan semprotan kotoran ini bisa mencapai hingga 10 meter. Selain itu, kuda nil sering membuang kotoran di air, yang dapat mencemari lingkungan perairan.
10. Mulut yang Bisa Membuka Lebar
Salah satu ciri khas paling menonjol dari kuda nil adalah mulutnya yang sangat lebar dan giginya yang besar.
Kuda Nil tercatat sebagai hewan darat dengan mulut terbesar, mampu membuka mulutnya hampir 180 derajat dan mencapai lebar sekitar 1,2 meter.
Sementara itu, gigi kuda nil bisa mencapai panjang hingga 122 cm, menjadikannya salah satu pemilik gigi terpanjang di dunia hewan darat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.