Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Riset Terbaru: Gen Z Tak Lagi Pakai Google, Lalu Pindah ke Mana?

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 12 September 2024 | 21:27 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri - Sejauh ini, Google menjadi alat pencari informasi di internet tersohor di antara pesaing sejenisnya.

Platform pencarian yang pernah ramai dipanggil ‘Mbah Google’ tersebut digunakan untuk mencari berbagai informasi dan menjawab segala pertanyaan.

Namun, seiring tren yang mulai bergeser, memakai Google atau Googling sebagai alat pencari informasi di internet kini mulai berubah, terutama di kalangan Gen Z.

Mereka kini lebih sering memanfaatkan media sosial seperti TikTok atau Instagram untuk mendapatkan rekomendasi. Mulai dari tempat rekreasi hingga produk dan trend terbaru.

Dilansir dari jawapos.com, menurut Bernstein Research, remaja masa kini jarang menggunakan Google.

Para generasi muda cenderung beralih ke pencarian berbasis visual dan sosial, meninggalkan metode pencarian teks yang ditawarkan Google.

Gen Z saat ini lebih mempercayai TikTok sebagai pemberi informasi akurat yang tengah mereka cari atau butuhkan.

”Dan mereka semakin sering membuka media sosial seperti TikTok untuk rekomendasi restoran, langsung ke agregator berskala seperti Amazon untuk ritel, dan pencarian AI Generatif seperti ChatGPT untuk menyelesaikan pekerjaan rumah mereka,” ujar Mark Shmulik, analis internet Bernstein Research, seperti dilansir dari inkl, Rabu (11/9/2024).

Dalam riset terbaru  yang dilakukan pada April 2024 lalu,  menghasilkan temuan bahwa 45 persen Gen Z lebih cenderung menggunakan pencarian sosial di situs-situs seperti TikTok dan Instagram daripada Google.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan 35 persen generasi milenial, 20 persen Gen X, dan kurang dari 10 persen Boomer.

Bahkan, seiring bertambahnya usia Gen Z, mereka semakin mengandalkan media sosial sebagai mesin pencari utama.

”Generasi Z juga tumbuh di internet yang relatif matang. Sudah menjadi sifat alami bagi para pengguna ini untuk langsung mengakses sumbernya. Dunia ini tidak besar dan menakutkan, melainkan hanya rumah bagi Gen Z," kata Shmulik dalam catatannya.

Bagi generasi muda, platform media sosial kini telah menjadi cara untuk mencari tahu tempat makan, produk yang akan dibeli, dan kegiatan apa yang dilakukan untuk menghabiskan waktu.

Sekitar 40 persen Gen Z mengatakan, mereka menggunakan media sosial sebagai mesin pencari utama untuk merek, produk, dan layanan pada 2016, dan hampir 52 persen mengatakan hal yang sama pada 2023, menurut data dari GWI Core.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.  

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #Googling #Gen Z #google #mbah google #media sosial #jawa pos #generasi z