JP Radar Kediri - Lagu terbaru milik Sal Priadi kembali viral di sosial media beberapa waktu silam. Lagu berjudul 'Gala Bunga Matahari' ini sering kali dibawakan oleh warga TikTok hingga dijadikan backsound video dengan berbagai kreasi versi mereka.
‘Gala Bunga Matahari’ adalah lagu dari album Markers and Such Pens Flashdisk. Album tersebut berisi 14 lagu yang menceritakan tentang kisah cinta secara umum.
Rilis pada 14 Juli 2024, lagu ini cukup membuat hati para pendengarnya tersentuh. Tak jarang dari mereka menangis setelah meresapi setiap kata dari lagu ini.
Berbalut aransemen musik yang minimalalis, lagu yang dinyanyikan pria kelahiran 30 April 1992 ini menonjolkan lirik yang cukup puitis dalam lagunya.
Mengandung makna yang cukup dalam, lagu ini dimaknai tentang kerinduan seseorang kepada orang terkasih yang telah meninggal dunia.
Lagu ini juga berisikan harapan, datangnya orang terkasihnya yang telah meninggal, datang ke dalam mimpinya untuk mengobati rindunya, sekalipun menjelma sebagai bunga matahari yang mekar di taman.
Lagu ini juga mengisahkan tentang proses mengikhlaskan kepergian orang yang telah pergi selama-lamanya.
Melalui lagu ini, Sal mengajak para pendengarnya yang telah kehilangan orang tercinta untuk terus melanjutkan kehidupan seperti sedia kala.
Berikut lirik lagu Gala Bunga Matahari:
Mungkinkah? Mungkinkah? Mungkinkah
Kau mampir hari ini?
Bila tidak, mirip kau jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
Ceritakan padaku
Bagaimana tempat tinggalmu yang baru?
Adakah sungai-sungai itu benar-benar dilintasi dengan air susu?
Juga badanmu tak sakit-sakit lagi?
Kau dan orang-orang di sana muda lagi?
Semua pertanyaan, temukan jawaban
Hati yang gembira, sering kau tertawa
Benarkah orang bilang ia memang suka bercanda?
Mungkinkah? Mungkinkah? Mungkinkah
Kau mampir hari ini?
Bila tidak, mirip kau jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
'Kan kuceritakan padamu
Bagaimana hidupku tanpamu
Kangennya masih ada di setiap waktu
Kadang aku menangis bila aku perlu
Tapi aku sekarang sudah lebih lucu
Jadilah menyenangkan seperti katamu
Jalani hidup dengan penuh suka cita
Dan percaya kau ada di hatiku selamanya, oh
Mungkinkah? Mungkinkah? Mungkinkah
Kau mampir hari ini?
Bila tidak, mirip kau jadilah bunga matahari
Mungkinkah? Mungkinkah? Mungkinkah
Kau mampir hari ini?
Bila tidak sekarang, janji kita pasti 'kan bertemu lagi
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah