JP Radar Kediri - Perkembangan pasar cryptocurrency dalam beberapa hari ini memperlihatkan trend positif setelah sebelumnya mengalami tekanan karena kebijakan tarif Trump yang membuat ekonomi global bergejolak sehingga investor melepas aset berisiko seperti crypto.
Namun ada pengunduran kebijakan Trump tersebut membuat pasar crypto bangkit kembali. Sehingga bisa jadi potensi memaksimalkan keuntungan dengan trading futures perpetual Bitcoin / btc usdt perp.
Begitu juga dengan pergerakan harga Ripple yang memperlihatkan tren positif dalam beberapa hari, sehingga memungkinkan kamu untuk trading futures perpetual Ripple / xrp usdt perp. Dengan metode trading ini tentunya kamu bisa memaksimalkan keuntungan.
Meskipun harga XRP dalam beberapa hari mengalami kenaikan, tetapi debat yang sengit di antara para analis terkait arah harga selanjutnya terus berlangsung. Dalam kondisi ketidakpastian geopolitik yang diakibatkan oleh perang dagang.
Beberapa analis memprediksi XRP mendekati level dukungan penting di Rp 33.000, yang secara teknis dapat menentukan arah pergerakan harga dalam jangka menengah.
Perang Tarif Global Mengguncang Pasar: XRP Dekati Titik Kritis
Jika sebelumnya, meningkat ketegangan geopolitik akibat perang tarif global, XRP, token dari Ripple berada di posisi yang krusial. Harga saat itu berada di sekitar $1.88, sedikit di atas level dukungan utama $1.84 yang berfungsi sebagai garis pertahanan terakhir berdasarkan rata-rata pergerakan sederhana 200-hari (SMA).
Peluncuran ETF 2x leveraged XXRP oleh Teucrium pada 8 April 2025 telah mengakibatkan lonjakan harga sebesar 6,5% dalam 24 jam terakhir, mendorong minat investor institusional terhadap instrumen derivatif crypto.
Walaupun ETF ini tidak secara langsung memiliki XRp, melainkan menggunakan swap untuk menggandakan hasil hariaN, momentum ini mencerminkan peningkatan eksposur pasar terhadap aset XRP secara umum.
Meski demikian, pergerakan harga masih dipengaruhi oleh kondisi teknis yang lemah dan sentimen negatif dari perang dagang yang sedang berlangsung, termasuk kebijakan tarif baru yang diumumkan oleh Presiden AS. Pasar crypto, termasuk XRP, menunjukkan hubungan yang kuat dengan pasar ekuitas dalam situasi seperti ini.
Analisis Teknikal Masih Bearish: Apa Artinya bagi Trader XRP?
Dari chart harian XRP/USD yang tersedia di TradingView, pergerakan harga saat ini berada tepat di atas area dukungan kritis SMA 200, menunjukkan tekanan bearish yang masih ada. Dari perspektif teknis, pola konsolidasi yang lemah dan pengurangan momentum menjadi fokus perhatian analis, di antaranya:
- Harga berada di bawah SMA 50 dan 100, yang menandakan tekanan jual jangka menengah.
- Lilin Heikin Ashi menunjukkan dominasi merah kecil, menunjukkan ketidakpastian pasar dengan kecenderungan bearish.
- Accumulation/Distribution Line (ADL) terus menunjukkan penurunan, memperlihatkan adanya distribusi oleh whale atau institusi berbeda dengan pola akumulasi yang terjadi dalam fase bullish sebelumnya.
Dalam timeframe 1 jam, XRP sempat mengalami pemantulan naik dari level $1.85, tetapi tidak didukung oleh volume yang signifikan. Harga masih berada di bawah seluruh SMA utama (20, 50, 100, 200), dengan resistensi kuat di kisaran $2.00 hingga $2.05.
Analisis ini menunjukkan bahwa kenaikan harga saat ini tidak didukung oleh fundamental yang kuat, dan bisa menjadi “bull trap” bagi investor yang tergoda untuk masuk terlalu cepat.
Apakah Timeframe Pendek Menunjukkan Reversal?
Dalam timeframe 1 jam, XRP sempat membuat pemantulan dari $1.70 menuju di atas $1.85, tapi harga belum berhasil menembus resistansi dinamis pada SMA 100 dan 200. Rata-rata pergerakan jangka pendek (20 dan 50) juga mulai melengkung ke bawah, menunjukkan hilangnya momentum jangka pendek.
Untuk trader dan investor XRP, saat ini berada di area yang berisiko tinggi. Apabila level support di $1.84 terputus dengan volume yang signifikan, harga XRP bisa jadi akan melanjutkan penurunan ke $1.65, bahkan hingga $1.50, seperti yang pernah terjadi di awal tahun 2024.
Sebaliknya, jika level tersebut bertahan, XRP memiliki kemungkinan untuk rebound hingga $2.10, yang dapat menjadi sinyal awal untuk tren bullish.
Selain aspek teknis, pengaruh makroekonomi juga sangat penting. Ripple, perusahaan yang mengelola XRP, terus bergantung pada kerjasama internasional untuk meningkatkan adopsi. Namun, perang tarif dapat menghambat transaksi antarnegara, yang merupakan inti dari pemanfaatan XRP sebagai alat pembayaran global.
Analis dari CryptoTicker juga menyebutkan bahwa meskipun ada harapan bahwa harga XRP bisa mencapai $5 dalam jangka menengah, hal itu sangat tergantung pada dua faktor:
- Persetujuan ETF spot XRP di AS (saat ini peluangnya di kisaran 65%-75%).
- Kembalinya sentimen positif pasar secara menyeluruh, terutama dari institusi.
Baca Juga: 10 Cara Menghindari Judi Online Berkedok Investasi Crypto.
Prediksi Harga XRP Oleh EGRAG CRYPTO
Beberapa analis crypto meyakini bahwa XRP memiliki potensi yang besar untuk mengalami lonjakan harga dalam waktu yang dekat.
Menurut laporan dari TheBitJournal, analis crypto, EGRAG CRYPTO mengamati bahwa pola pergerakan harga XRP saat ini mirip dengan tren bullish yang terlihat pada tahun 2017. Dari analisisnya, sejumlah indikator teknis mendukung prediksi ini, termasuk:
- Exponential Moving Average (EMA) 21-minggu: XRP masih mempertahankan level support di atas EMA ini, menunjukkan adanya momentum bullish.
- Tingkat Ekstensi Fibonacci: XRP berpotensi untuk mencapai $8.38 (Fib 1.272), $13.67 (Fib 1.414), dan rentang antara $27 hingga $33 (Fib 1.618).
- Sejarah Bull Run: Pada tahun 2017, XRP mengalami kenaikan sebesar 2.500% dalam kurun waktu 175 hari. Jika pola ini terulang, XRP bisa jadi akan melihat lonjakan signifikan dalam waktu dekat.
Dengan mempertimbangkan informasi di atas, terlihat bahwa meskipun ada rasa optimis terhadap XRP, tingkat volatilitasnya tetap tinggi dan prediksi harga bervariasi. Oleh karena itu, mari kita telaah faktor-faktor yang dapat mempercepat atau menghalangi XRP mencapai tujuan ambisius ini.
Pergerakan Harga XRP
Dilansir dari Pintu Market, harga XRP hari ini adalah Rp 35.931 dengan volume perdagangan XRP mencapai US$2.881.153.524, menunjukkan penurunan sebesar -20,60% dibandingkan dengan satu hari sebelumnya dan menandai penurunan terakhir dalam daftar mata uang crypto dengan volume tertinggi.
Sementara itu XRP (XRP) pernah mencapai harga tertinggi sepanjang waktu sebesar US$3,40 dan harga terendahnya adalah US$0,002686. Saat ini, XRP diperdagangkan 37,20% kurang dari harga tertinggi tersebut dan 79.356,65% lebih tinggi dari harga terendahnya.
Untuk kapitalisasi pasar XRP saat ini adalah US$124.466.419.782. Nilai kapitalisasi pasar dihitung dengan mengalikan harga per token dengan jumlah token XRP yang beredar, yang saat ini mencapai 58 miliar token yang dapat diperdagangkan.
Itulah beberapa prediksi pergerakan harga XRP yang akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2025 ini. Meskipun dalam perjalanannya selama tahun 2025 ada beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan pasar turun dan naik. Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah