Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Airnya Jernih, Sumber Dlopo di Ngasem Kediri Jadi Irigasi dan Tempat Wisata

Habibaham Anisa Muktiara • Senin, 16 Oktober 2023 | 17:33 WIB

 

JERNIH : Air di Sumber Dlopo, di Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, yang jernih dimanfaatkan untuk pengairah sawah dan tempat wisata.
JERNIH : Air di Sumber Dlopo, di Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, yang jernih dimanfaatkan untuk pengairah sawah dan tempat wisata.

Desa Karengrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri memiliki dua sumber air. Salah satunya adalah Sumber Dlopo. Air di sumber ini tetap mengalir meskipun musim kemarau panjang.

Lokasinya tak jauh dari permukiman. Berada di Gang Masjid Al-Islah. Untuk mencapainya juga tak terlalu sulit. Dengan kondisi air yang sangat bersih.

“Air di Sumber Dlopo ini memang sangat jernih,” ungkap Kepala Desa Karangrejo Juwariya Juwariya.

Air dari Sumber Dlopo ini digunakan untuk mengairi area persawahan desa. Dari hulu hingga ke hilir, airnya sangat jernih. Begitu jernihnya, bagian dasar kolam terlihat jelas.

Sebenarnya, lokasi sumber ini berdekatan dengan beberapa pabrik. Namun suasananya begitu sejuk.  Di sekelilingnya banyak ditumbuhi pepohonan dengan ukuran besar. Yang membuat sumber menjadi rindang.

Kondisi seperti itu membuat tempat ini cocok jadi destinasi wisata. Dan, itulah yang dimanfaatkan oleh pihak pengelola sumber. Selain fungsi utamanya untuk pengairah atau irigasi sawah.

“Sumber ini juga digunakan untuk berenang,” imbuh sang Kades.

Meskipun jadi tempat wisata, pengunjung tak perlu mengeluarkan uang banyak. Cukup dengan membayar uang kebersihan senilai Rp 2 ribu. Inilah yang membuat tempat ini relatif ramai pengunjung. Selain, tentu saja, lokasinya berdekatan dengan perkotaan.

Lokasi utama wisata ini adalah kolam renang yang panjangnya 100 meter dengan lebar sekitar 20 meteran. Dinaungi pohon-pohon yang rindang. Sayangnya karena terdampak akar pohon dan faktor usia, beberapa titik pelengsengan mengalami kerusakan. Untuk perbaikannya, pihak pemerintah desa sedang mengajukan ke Dinas PUPR Kabupaten Kediri.

Selain dapat berenang, atau memancing di sumber, pengunjung dapat pula menikmati kuliner di warung-warung yang ada. Karena kondisinya terlalu padat, pihak desa akan melakukan penataan ulang.

Sumber air yang buka setiap pagi mulai pukul 05.00 WIB ini juga digunakan untuk olahraga pagi. Mereka yang mengalami keluhan kesehatan seperti rematik dan pegal-linu setelah berolahraga kemudian berendam.

Kini, pihak pemdes berupaya agar sumber terjaga kelestarian. Melibatkan warga sekitar untuk melakukan kerja bakti. Selain itu, warga dan pengunjung dilarang membuang sampah sembarangan di area sumber. Tidak hanya itu saja, agar tidak membahayakan warga sekitar dan pengunjung, mereka juga melakukan perawatan pada ranting pohon. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#wisata #mata air #alam #sumber air