Penyuka Chinese food pasti tidak asing dengan kwetiau goreng. Berbahan dasar mi namun punya teksture yang berbeda.
Kwetiau adalah sejenis mie berwarna putih dan pipih. Mi ini terbuat dari beras. Makanan ini relatif populer di Indonesia.
"Disajikan dalam bentuk goreng dan siram kuah," terang Siti Solehah, pengelola tempat makan Pondok Rasa Depot.
Siti menjelaskan bahwa kwetiau adalah salah satu hidangan Chinesefood yang paling disuka. Selain rasanya enak, harganya juga terjangkau. Terutama untuk masyarakat di Kediri, kwetiau adalah hidangan yang sering dipesan.
Di tempat ini kwetiau diolah oleh Simon Petrus Siregar, koki yang juga suami Siti. Di tangannya, bahan-bahan sederhana itu disulap menjadi hidangan yang lezat.
"Cara memasak dan bahan kwetiau goreng dan kuah siram ini berbeda," ungkap Siti.
Untuk bahan, kwetiau goreng menggunakan kecap. Sedangkan yang kuah siram ini tidak. Kemudian, teknik memasak kwetiau goreng, adalah menumis sayurnya terlebih dahulu. Yang terdiri dari sawi hijau dan toge. Setelah matang, baru dimasukan kwetiau dan bumbunya.
Sementara bila menyakikan kwetiau kuah siram, yang direbus dulu adalah kwetiaunya. Baru kemudian disiram menggunakan kuah yang sudah ada bumbu dan telurnya.
Untuk isian, kwetiau di tempat makan yang berlokasi di Jalan Untung Suropati Kota Kediri ini punya tiga pilihan. Ada ayam, udang, dan seafood. "Kalau seafood ini isinya ada udang dan cumi," kata ibu satu anak tersebut.
Meski tampilannya sederhana, menggunakan piring berwarna hijau, namun aroma sedapnya sudah terasa begitu dihidangkan. Harumnya makanan langsung tercium.
Tekstur kwetiau yang kenyal dan lembut, dipadu dengan sayuran yang masih terasa crunchy tidak over cook. Kwetiau dan sayuran ini rata terbalut dengan bumbu yang kaya rasa. Dengan dominan rasa manis hingga gurih. Rasa sedap dari masakan ini adalah minyak yang berasal dari kulit ayam.
Meskipun Chinese Food, makanan di tempat ini tidak menggunakan bahan-bahan seperti arak ataupun minyak babi. Bahkan minyak kulit ayam ini dibuat sendiri, dari bagian dada. "Jadi kulitnya ini digoreng dijadikan minyak, dadanya dimasak, tulang ayam jadi campuran kaldu," pungkas perempuan berusia 53 tahun ini.
Untuk pecinta pedas, saat memesan kwetiau bisa request untuk diberi sambal. Makanan sederhana ini sangat terjangkau, mulai dari Rp 17 hingga Rp 24 ribu saja.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah