Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Sosok Anindya Pri Wulandari, Freelancer Model Asal Nganjuk

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 5 Juni 2023 | 18:42 WIB
(Foto: Andhika Attar)
(Foto: Andhika Attar)
Anindya Pri Wulandari merupakan freelance model asal Kota Angin. Kiprahnya di dunia modeling memberi banyak kesempatan berkarya. Termasuk menjadi Ratu Galuh Candra Kirana pada kontingen GG dalam event Surabaya Vaganza.

Awalnya Iseng Jadi Model, Akhirnya Keterusan
Anindya, begitu dara muda ini akrab disapa. Menginjak usianya ke 19 tahun, remaja ini dikenal aktif di dunia modeling. Tapi, siapa sangka kariernya dimulai dari keisengan. Hingga akhirnya menemukan kenyamanan sampai sekarang.

Anindya mengawali petualangannya sebagai freelance model bertepatan saat pandemi Covid-19. Tak sengaja, bahkan tak pernah membayangkan. Selama hidupnya, dia belum pernah berkecimpung dalam dunia tersebut. "Awalnya cuma iseng," ujar gadis asal Desa Tekenglagahan, Kecamatan Loceret, Nganjuk ini.

Namun tiba-tiba salah satu make up artist (MUA) dari Kota Angin menghubunginya. Menawarkan kerja sama menjadi model rias pengantin. Anindya sempat kagok. Sama sekali tidak ada pengalaman. Namun akhirnya menerima. Ia tak akan pernah melupakan pengalaman pertamanya menjadi model.

Sangat kaku. Sama sekali tidak tahu bagaimana berpose. Beruntung, orang-orang di sekelilingnya memahami. Alih-alih dimarahi, dia justru diberi pemahaman. "Dari MUA-nya juga baik dan banyak membantu," ungkap alumni SMK PGRI 2 Nganjuk ini.

Seiring berjalannya waktu, Anindya mulai luwes dalam pose. Termasuk berlenggak-lenggok. Dia jadi tahu cara menghadapi kamera. Tak lagi malu-malu atau kaku saat dipotret. Lambat laun merasa nyaman. Hingga akhirnya ketagihan.

Keluwesan dan aura yang dipancarkan Anindya membuat banyak MUA lain tertarik bekerja sama. Praktis, kini Anindya berkecimpung di modeling hampir 3 tahun. Pengalaman dan kenalannya bertambah luas. Dari modeling banyak kesempatan berkembang. Kareirnya makin moncer. Tawaran photoshoot datang dari berbagai penjuru. Pernah ada masa dalam setiap hari melakoni pemotretan. "Alhamdulillah banyak yang cocok," tutur anak pertama dari tiga bersaudara itu.

Terbaru, Anindya didapuk jadi pemeran karakter utama salah satu kontingen di ajang Surabaya Vaganza. Dia dipercaya jadi Ratu Galuh Candra Kirana. Sebuah peran yang prestisius. Terlebih, mereka harus tampil di depan banyak penonton.

Dandanan dan kostum Anindya yang fantastis membuat banyak pasang mata terkesima. Bahkan, seusai karnaval banyak yang mengajak foto bersama. Meski capek, Anindya tetap melayaninya. "Banyak yang ngajakin foto. Kepanasan sih, tapi seru dan menyenangkan," ungkap perempuan kelahiran 2004 ini.

Kariernya di modeling otomatis membuat Anindya mendapat penghasilan. Meski masih remaja, ia bisa hidup mandiri dan membantu meringankan beban orang tua. Mayoritas pendapatannya ditabung.

Anindya memiliki cita-cita dapat berkuliah. Hanya saja, saat ini dia lebih memilih membantu keluarganya. Baginya, keluarga adalah yang utama. "Ada rencana itu (kuliah, Red). Tapi sekarang kebutuhannya masih banyak," tandasnya.

 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #surabaya vaganza #berita viral #info kediri #berita hari ini