Pecah ‘Rekor’ meski Lawan Usianya Lebih Tua
Usianya masih belasan tahun, baru duduk di bangku SMP. Namun, prestasinya layak diacungi jempol, meraih medali perak di kejuaraan pelajar tingkat ASEAN. Hebatnya, nilai pelajaran sekolahnya pun terbilang oke!
AYU ISMA, Kota, JP Radar Kediri
Remaja putri itu keluar dari ruangan computer based test (CBT). Langkahnya terlihat ceria. Menyiratkan baru saja melewati aktivitas yang membuatnya menguras otak.
Gadis itu, Snandung Cinta Putri Pravia memang baru saja menyelesaikan tugasnya sebagai pelajar kelas IX SMP. Mengikuti try out Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Kalau bahasa Indonesia lumayan bisa mengerjakan. Kalau matematika susah,” ucap pelajar berusia 15 tahun ini.
Ucapan pelajar SMP Negeri 6 Kota Kediri tersebut bukan sekadar ngecap. Dia memang membuktikan jago dalam hal literasi. Buktinya, Snandung bisa mencatatkan diri sebagai peraih nilai yang memuaskan dalam bahasa Indonesia ketika mengikuti try out TKA beberapa waktu lalu. Padahal, pesertanya seluruh pelajar SMP di Kota Kediri.
Hebatnya, Snandung tak cuma bagus dalam pelajaran. Dia juga piawai sebagai atlet atletik. Baru saja membawa pulang medali perak dari ajang internasional.
Event olahraga itu berlangsung November 2025. Namanya ASEAN School Games (ASG) ke-14. Berlangsung di kota Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.
Itu adalah kejuaraan internasional pertamanya. Namun, performanya sudah luar biasa. Turun di nomor lari gawang 100 meter dia bisa finish di urutan kedua dalam final.
Baca Juga: Olahraga Padel Jadi Cabor Baru di Bumi Panjalu, Bakal Gelar Pelatihan untuk Calon Atlet
“ASG itu kejuaraan se-ASEAN untuk pelajar dan diikuti 11 negara,” ucapnya mendeskripsikan ajang olahraga yang dia ikuti itu.
Snandung sudah lama menempa diri sebagai atlet atletik. Sudah sejak kelas 3 sekolah dasar. Namun, sebelumnya dia lebih fokus ke nomor-nomor sprint. Lari gawang baru dia geluti sejak 2024 atau satu tahun menjelang pelaksanaan ASG 2025.
“Nomor lomba 100 meter lari gawang itu masih jarang yang bisa, dan jarang diminati di Indonesia. Sedangkan kalau lari saja itu kan persaingannya berat, karena banyak peminatnya. Akhirnya sama coach diminta coba lari gawang,” ungkap atlet binaan Klub Exito itu.
Memang, di kategori usia 18 tahun sangat sedikit peminat lari gawang di Kediri, bahkan di Indonesia. Sebelum bertanding di ASG 2025, Snandung pertama kali bertanding di Jatim Open 2025 dan langsung meraih juara.
Disusul Porprov 2025 yang juga mengantarkannya pada raihan medali emas. Demikian halnya saat ikut Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025.
“Dan diseleksi dari pertandingan terakhir itu juga (Popnas XVII 2025 di Jakarta, Red) yang akhirnya kepanggil untuk berangkat ke Brunei Darussalam itu,” kenangnya.
Bertanding di tingkat internasional untuk pertama kali tentu tidak mudah. Apalagi, gadis yang tinggal di Desa Jabon, Banyakan, itu termasuk peserta muda di antara belasan orang pesaingnya.
Saat itu, Snandung baru berusia 14 tahun. Sedangkan lawannya mayoritas berusia 16-17 tahun. Termasuk peraih medali emas dari Filipina yang juga berusia 17 tahun. Itu juga yang membuatnya sempat cemas sebelum bertanding.
“Sempat nervous juga, sih. Jadi saya saat itu mikirnya fokus ke mengingat-ingat teknik saja untuk menghilangkan tegangnya. Karena kalau sampai salah teknik sekali saja, seterusnya bakal susah (mempertahankan lari dan lompatan, Red),” kata pelajar kelas IX-D itu.
Raihan itu sekaligus jadi pemecah rekor baginya. Sebagai atlet Indonesia peraih juara lari gawang termuda untuk kategori yang diikuti.
“Sangat bersyukur. Harapannya bisa membuka kesempatan untuk ikut bertanding di tingkat dunia,” harapnya.
Perjalanan Snandung sebagai atlet tidak mulus. Meski harus disiplin latihan setiap Senin-Sabtu dia merasakan momen jatuh-bangun yang tak pernah usai.
“Senang saja karena jadi bisa banyak pengalaman, seru juga, dan bisa sekalian jalan-jalan kemana-mana gratis,” akunya dengan polos.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : rekian