Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Curug Kali Tempuran di Desa Petungroto, Mojo, Kabupaten Kediri Ini Miliki Keindahan Menawan

Habibaham Anisa Muktiara • Jumat, 11 Oktober 2024 | 03:34 WIB

 

ASRI: Curug Kali Tempuran di Desa Petungroto, Kecamatan Mojo memiliki keindahan yang menawan.
ASRI: Curug Kali Tempuran di Desa Petungroto, Kecamatan Mojo memiliki keindahan yang menawan.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Desa Petungroto berlokasi di kaki Gunung Kelud. Tak heran, desa ini memiliki banyak potensi alam yang dapat dikembangkan.

Salah satunya adalah air terjun yang kini dikembangkan jadi objek wisata unggulan.

Air terjun di Desa Petungroto memang tidak setinggi Dolo. Namun, keindahannya tidak perlu diragukan.

Tak kalah dengan keindahan air terjun yang ada di Desa Jugo tersebut. Tempatnya masih asri.

Spot wisata di Desa Petungroto ini dikenal dengan nama Curug Kali Tempuran. Keberadaan objek wisata tersebut membawa berkah bagi masyarakat setempat.

Pasalnya, objek wisata tersebut mampu meningkatkan perekonomian warga desa. Banyak warga yang berjualan di sana.

“Tentunya juga membuat ekonomi dari warga desa mengalami peningkatan,” kata Kepala Desa Petungroto Dariono

Pembangunan objek wisata tersebut sudah dipikirkan matang. Termasuk mengajak seluruh warga untuk musyawarah.

Mereka menyulap lahan tak terpakai untuk lahan parkir, pusat oleh-oleh, dan taman bunga. Dengan begitu pengunjung bisa memanfaatkannya untuk spot foto.

Dariono menjelaskan kenapa pihaknya mengambil nama curug. Yaitu untuk membuat wisatawan luar semakin tertarik.

Karena menurutnya, bila dinamai air terjun sudah biasa. “Karena curug artinya air terjun dalam bahasa Sunda,” terangnya.

Sedangkan kali tempuran, diambil dari kondisi lapangan di curug tersebut. Karena air yang mengalir dari curug akan menyatu dengan air sungai yang berada di bawahnya.

Air dari sungai mengalir dari barat ke timur. Sedangkan air dari curug turun dari arah utara menuju ke selatan.

Dia menjelaskan bahwa dari air curug tersebut dibuatkan kolam dengan kedalaman sekitar 60 cm. Sehingga anak-anak dapat bermain air curug.

Sedangkan dengan sungai yang berada di bawahnya, bisa digunakan untuk bersantai.

“Airnya langsung dari sumber dan tidak terlalu dalam. Jadi aman untuk anak-anak dan orang dewasa,” tandasnya.

Beri Pelatihan Warga agar Mahir Mengelola Usaha

Warga Desa Petungroto banyak yang memiliki usaha mandiri. Mulai dari skala kecil hingga sedang. Ragamnya pun banyak.

“Warga di desa ini banyak yang menggeluti usaha di bidang kuliner,” jelas Kepala Desa Petungroto Dariono.

Dariono mengatakan bahwa perkebunan di desanya menghasilkan banyak jenis buah. Seperti melon, durian, dan pisang.

Namun dari semua jenis buah buahan tersebut paling banyak adalah buah pisang.

Komoditas pisang tersebut tidak hanya dijual mentah saja. Banyak warga yang mengembangkannya menjadi keripik pisang.

Terlebih setelah pemdes memberikan pelatihan. “Desa ersinergi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri mengadakan pelatihan,” terangnya.

Adanya pelatihan itu disambut baik oleh masyarakat. Terlebih, tidak hanya pelatihan pembuatan keripik pisang saja.

Warga juga diberi pelatihan pembuatan kerupuk koin dari tepung tapioka.

Salah satu pesertanya adalah Ninik. Dia kini dikenal sebagai pembuat kerupuk koin.

Di rumahnya, dia berproduksi dengan bantuan dari suami dan keponakannya. “Saya membuka usaha ini setelah pulang dari merantau empat tahun yang lalu,” terang Ninik.

Ninik menjelaskan bahwa usaha yang ia kembangkan itu berdampak baik bagi warga sekitar. Kebanyakan barangnya dijual ke sekolah-sekolah di kawasan Mojo.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #radar #kediri #Kali #mojo #tempuran #indah #desa #curug #jawa pos