KEDIRI, JP Radar Kediri- Berbagai cara dilakukan Pemdes Sidowarek untuk mendukung sektor pertanian.
Salah satunya dengan membangun tembok penahan tanah (TPT). Itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas akses petani.
Desa Sidowarek memiliki sektor pertanian yang unggul. Beragam jenis tanaman dikembangkan di sana.
“Hasil persawahannya berupa bawang merah, padi, jagung, sayuran, dan tebu,” jelas Kepala Desa Sidowarek Khoirul Anam.
Dia menjelaskan bahwa pemdes memiliki komitmen untuk melakukan pembangunan dan pemerataan infrastruktur.
Salah satunya infrastruktur di bidang ketahanan pangan melalui pembangunan TPT.
“Fungsi lain dari TPT adalah untuk menguatkan jalan tani agar tidak longsor. Juga untuk penguatan saluran irigasi di areal persawahan yang sangat vital bagi para petani,” terangnya.
Pembangunan TPT ini dilakukan pada tahun 2024. Pengerjaannya dilakukan sebelum musim hujan tiba. Dengan begitu akan mempermudah proses pembangunan.
TPT yang berlokasi di persawahan selatan kantor desa tersebut memiliki panjang hingga 270 meter. “Pembangunan ini sudah selesai 100 persen,” ungkap Khoirul.
Wadahi Pelatihan untuk Atasi Permasalahan Warga
Banyak warga Desa Sidowarek yang mengembangkan pertanian bawang merah. Namun, belum semuanya ahli dalam budidaya tersebut.
Melihat hal tersebut pemdes berusaha memberikan pelatihan kepada para petani.
“Kami memanggil ahli untuk memberi pengetahuan kepada petani,” ujar Kepala Desa Sidowarek Khoirul Anam.
Pelatih tersebut dipanggil dari Nganjuk. Lalu, penyuluh tanaman dari kantor kecamatan.
Di sana petani diberi pengetahuan cara menggunakan pupuk hingga memahami obat yang digunakan untuk tanaman.
“Ketika dilakukan pelatihan, kami mengumpulan masyarakat petani yang bergabung di kelompok tani,” tutur Khoirul.
Berdasarkan keterangan yang didapatkan, pelatihan tersebut dilakukan empat bulan sekali. Lima kelompok petani bawang merah dikumpulkan untuk diberi pelatihan.
Khoirul mengatakan, dengan adanya pelatihan tersebut warga di sana semakin paham dengan pertanian bawang merah.
Salah satu keberhasilan tersebut, kini jumlah panen di desa tersebut mengalami kenaikan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah