KEDIRI, JP Radar Kediri- Di Desa Banjaranyar terdapat sebuah wisata religi. Lokasinya berada di makam umum desa.
Warga setempat mengenalnya sebagai makam Mbah Khusein. “Mbah Khusein ini adalah pendiri sebuah pondok,” jelas Kepala Desa Banjaranyar Badrul Munir.
Badrul mengatakan bahwa setiap acara haul pondok banyak yang berkunjung ke makam Mbah Khusein. Makam ini lokasinya berada di tengah-tengah makam warga.
Meski begitu kondisinya bersih dan terawat. “Dari desa membantu untuk membersihkan,” imbuhnya.
Karena banyaknya pengunjung yang berziarah, pemdes meningkatkan kualitas akses jalan ke sana.
Tidak hanya itu saja, pihaknya juga memberikan fasilitas tempat parkir dan berjualan.
“Jalan kami berbaiki dan lebarkan agar memudahkan sarana transportasi,” ucap Badrul.
Tak hanya meningkatkan kualitas jalan. Pada tahun 2019 lalu pemdes juga melakukan pembangunan tembok yang mengelilingi makam.
Pembangunan tembok makam yang berada di Dusun Cangkring ini menggunakan dana desa.
Lebih lanjut, agar makam terlihat asri pihaknya desa juga melakukan penanaman beberapa jenis pohon. Dengan adanya tanaman ini membuat makam menjadi semakin sejuk.
Iklim Usaha Sehat, Puluhan Industri Rumahan Tumbuh Pesat
Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu perhatian Pemdes Banjaranyar.
Kini, puluhan industri rumahan tumbuh pesat di sana. Kondisi tersebut telah menyerap ratusan tanaga kerja dari warga setempat.
Industri rumahan di Desa Banjaranyar terdapat beragam jenisnya. Mulai dari bidang kuliner hingga kerajinan tangan.
“Yang paling besar dan bisa menyerap banyak tenaga kerja adalah usaha sablon dan produksi brondong jagung,” ujar Kepala Desa Banjaranyar Badrul Munir.
Perkembangan usaha tersebut tentunya membawa dampak positif bagi Desa Banjaranyar.
Setidaknya puluhan pelaku usaha tumbuh subur di sana. Bahkan, ada ratusan orang yang menggantungkan hidupnya dari industri tersebut.
Oleh karena itu, Pemdes Banjaranyar selalu mendorong agar sektor UMKM tersebut terus berkembang.
Selain menjadi lini pemasukan warga, juga bisa menyerap pengangguran yang ada.
Pemdes Banjaranyar kerap mendorong agar pelaku UMKM aktif mengajukan proposal permohonan bantuan.
“Tiap tahun kalau di rata-rata ada tiga UMKM yang kami ajukan,” kata Badrul Munir.
Selain itu, pemdes juga akif membantu pemasaran produk UMKM. Caranya dengan mengikutsertakan produk UMKM dalam pameran yang digelar oleh Pemkab Kediri.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah