KEDIRI, JP Radar Kediri- Desa Ngablak punya potensi besar di sektor kepemudaan. Alhasil, pemdes mewadahinya dalam karang taruna.
Namanya Panca Yodha Taruna. Organisasi ini banyak menaungi kegiatan positif warga desa setempat.
Organisasi kepemudaan tersebut telah berdiri sejak 2014 silam. Trennya sangat bagus.
Banyak kegiatan positif yang ditukangi oleh pemuda karang taruna tersebut. Mulai dari bidang kesenian, usaha, keagamaan, pendidikan, maupun olahraga.
“Untuk kesenian dan usaha sudah berjalan dengan baik. Saat ini kami sedang fokus di bidang pendidikan dan olahraga,” terang Wakil Ketua Karang Taruna Panca Yodha Taruna Wahyu Adi Nugroho.
Mereka telah menelurkan English Fun Club dan Sekolah Sepak Bola (SSB) Barra FC. Pesertanya merupakan anak-anak di desa setempat.
Mayoritas masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). “Setiap minggu pagi, di luar kegiatan sekolah, mereka datang untuk belajar dan bermain tentang bahasa Inggris,” terang Wahyu.
Pengajarnya juga anggota karang taruna sendiri. Anak-anak tersebut diajari conversation hingga vocabulary.
Harapannya sederhana. Agar anak-anak tersebut percaya diri tampil di depan banyak orang dengan menggunakan bahasa Inggris.
“Kita tahu kan sekolah di desa belum semaju di kota. Padahal anak-anak ini nantinya bersaing dengan anak dari sekolah kota. Makanya ini disiapkan mulai dari sekolah dasar,” ungkapnya.
Kegiatan ini tak dipungut biaya sepeser pun. Tingkat kesadaran para pemuda sudah sangat tinggi.
“Kita juga selalu ada event-event sosial seperti donor darah, bagi takjil, serta penyuluhan dan pelatihan-pelatihan,” tambah Wahyu.
Kades Ngablak Sukiman sangat mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, sejak karang taruna berdiri, kenakalan remaja menurun drastis.
Tak ada lagi tawuran. Setiap minggu pemuda dari lima dusun menggelar pertemuan. Hal itu yang menumbuhkan rasa kekeluargaan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah