Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Profil Desa Putih, Gampengrejo, Kabupaten Kediri: Pemdes Ajak Manfaatkan Lahan, Kompak Gencarkan Program Mina Padi

Habibaham Anisa Muktiara • Jumat, 16 Agustus 2024 | 23:01 WIB
PRODUKTIF: Pemdes Putih menggencarkan pertanian dengan sistem mina padi di Desa Putih, Gampengrejo, Kabupaten Kediri.
PRODUKTIF: Pemdes Putih menggencarkan pertanian dengan sistem mina padi di Desa Putih, Gampengrejo, Kabupaten Kediri.

JP Radar Kediri - Mina padi merupakan salah satu inovasi dalam memaksimalkan lahan pertanian. Terutama untuk komoditas tanaman padi. Program ini memanfaatkan lahan sawah untuk menanam padi dan budidaya ikan secara bersamaan.

Mina padi adalah suatu terobosan dalam dunia pertanian. Dengan sistem tersebut petani akan memanfaatkan genangan air di lahan persawahannya.

Lahan itu lantas dimanfaatkan untuk budidaya ikan. Tujuannya tak lain untuk memaksimalkan produktivitas.

Program inilah yang digalakkan di Desa Putih. Penerapan program ini disambut antusias oleh kelompok tani. “Sudah ada empat warga yang ikut program mina padi,” terang Kepala Desa Putih Moch Basori.

Program ini mulai diuji coba pada 2016 silam. Karena berhasil, setahun kemudian disosialisasikan kepada warga. Awalnya, hanya terdapat tiga petak sawah saja yang mengikuti program ini.

Seiring berjalannya program tersebut, warga mulai tertarik. Kini, di Desa/Dusun Putih terdapat lima petak sawah yang menggunakan program mina. “Sebelum musim hujan, kemarin padi telah dipanen,” ucapnya.

Penerapan program ini juga untuk menyiasati lahan yang banjir setiap penghujan. Sehingga panen kurang bisa maksimal. Oleh karena itu, digencarkan program tersebut.

Berbeda cerita saat musim kemarau. “Karena kondisi sawah (banjir, red), menyebabkan hasil panen tidak maksimal,” tutur Basori.

Menurutnya, program ini mampu memberi efek positif bagi petani. Terutama dalam hal pendapatan. “Ini mulai musim kemarau, nanti ikannya kita panen sebelum menanam padi,” ungkapnya.

 

Bumdes Kembangkan Usaha Toko Kelontong

 

Bumdes di Desa Putih memiliki lini usaha toko kelontong. Toko ini menjual beragam kebutuhan warga. “Untuk alat tulis kantor juga tersedia di sini,” ujar Kepala Desa Putih Basori.

Tak hanya itu, toko tersebut sudah terdapat berbagai macam kebutuhan pokok rumah tangga. Seperti beras, air putih, mie instan, minuman, hingga makanan ringan. Di toko kelontong tersebut juga menyediakan produk makanan ringan asli desa.

Ide membangun toko kelontong ini adalah untuk membantu mempermudah warga membeli bahan pokok rumah tangga. Sedangkan, laba penjualan akan masuk kas desa.

Basori mengaku bahwa hingga saat ini penjualan di toko kelontong tersebut lumayan baik. Salah satunya karena berdekatan dengan balai desa dan pemukiman warga.

“Memudahkan juga bagi orang yang sedang lewat dan mampir untuk membeli minum ataupun sekadar membeli makanan ringan,” kata Basori.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#sawah #radar kediri #kabupaten kediri #radar #perikanan #kediri #pertanian #ekonomi #padi #mina padi #desa