Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Begini Cara Merawat Kulit Sensitif yang Bisa Menimbulkan Jerawat

Habibaham Anisa Muktiara • Selasa, 2 Juli 2024 | 23:34 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri - Jerawat biasanya tumbuh saat usia remaja. Kemunculan jerawat ini saat masa puber dianggap hal normal. Namun, menjadi problem ketika tumbuh subur di usia dewasa. Ada banyak faktor penyebab. Selain lingkungan dan genetika, persoalan lain yang muncul adalah karena makanan yang dikonsumsi. 

“Tanpa disadari kandungan dalam makanan bisa menjadi penyebab jerawat,” jelas Dokter Dian Rachamania, Owner Amaze Glam.

Ada beberapa makanan membuat jerawat tumbuh dengan subur dan sebaiknya mulai hindari. Terutama bagi mereka yang memiliki tipe kulit sensitif. Dian menjelaskan, beberapa makanan yang dapat memicu jerawat adalah produk olahan susu, makanan yang mengandung gula tinggi, karbohidrat tinggi, dan makanan cepat saji. 

Dian mengatakan, makanan dengan berbahan olahan susu mengandung asam amino yang tinggi. Kandungan ini rupanya dapat mendorong organ hati memproduksi hormon yang menyerupai insulin. “Hormon itulah yang memicu munculnya jerawat,” ucapnya. 

Kedua, makanan yang mengandung gula tinggi. Dia menyebutkan, kandungan makanan itu dapat memicu tubuh memproduksi hormon insulin dalam jumlah banyak. Insulin itulah yang membuat hormon androgen di dalam tubuh menjadi lebih aktif sehingga meningkatkan produksi sebum (minyak alami) pada kulit. 

Hal inilah yang menyebabkan peningkatan kemunculan jerawat. “Makanan yang tinggi gula ini mulai dari permen, minuman kemasan, hingga kue manis,” kata Dokter Dian.

Kemudian yang ketiga adalah makanan tinggi karbohidrat. Serupa dengan asupan tinggi gula, mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi secara berlebihan juga berisiko menimbulkan jerawat. 

Hal tersebut dikarenakan saat kelebihan karbohidrat dapat mendorong tubuh untuk memproduksi hormon insulin lebih banyak. Makanan yang mengandung karbohidrat adalah kentang goreng, keripik kentang, roti, mie dan pasta.

Ibu dari empat anak itu mengatakan, hormon yang menjadi penyebab jerawat adalah hormon estrogen. Hormon tersebut bisa menyebabkan jerawat jika kadarnya terlalu rendah. Kelebihan hormon tersebut menyebabkan kelenjar minyak menjadi terlalu aktif, membesar, dan menghasilkan banyak minyak atau sebum.

Kelebihan sebum membuat kulit tersumbat. Kemudian terinfeksi dan meradang. Ini yang memicu timbulnya benjolan kecil dengan titik merah dan pusat berwarna putih. 

Jadi penyebab jerawat tidak hanya debu, kotoran, dan kosmetik yang tidak cocok. Jerawat biasanya muncul di area yang biasanya berminyak. Seperti T-Zone pada wajah, daerah punggung, leher ataupun dada. Gejala jerawat di antaranya pori-pori tersumbat yang membuat munculnya jerawat, komedo, maupun whiteheads.

Gejala ini lebih mudah diobati daripada benjolan merah, benjolan bernanah, ataupun jerawat kista. Jika terjadi peradangan, infeksi bakteri, kemerahan, dan nanah, maka yang perlu konsultasi ke dokter kulit agar mendapatkan resep yang tepat. 

Untuk perawatan kulit yang dilakukan sendiri, bisa dengan mencuci muka sebanyak tiga kali. Sedangkan untuk memilih produk pembersih muka atau skin care, dianjurkan untuk konsultasi ke dokter kulit.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #menghilangkan jerawat #kecantikan #acne #kulit sensitif #Puber #penyebab jerawat #jawa pos