Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Menelusuri Sumber Air di Kediri: Sumber Pawon Jadi Penopang Wisata Alam Alaska

Ayu Ismawati • Selasa, 19 Maret 2024 | 21:35 WIB
JERNIH: Suasana asri di sumber Pawon Desa Tempurejo, Wates.
JERNIH: Suasana asri di sumber Pawon Desa Tempurejo, Wates.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Meski saat hari kerja, nampak beberapa pengunjung yang beraktivitas di kawasan mata air ini. Bukan di pusat mata airnya, melainkan di hilirnya. Aliran air dari Sumber Pawon itu memang mengarah ke lokasi pengembangan wisata desa setempat. Yakni, wisata alas karet atau Alaska.

Aliran air dari Sumber Pawon menjadi salah satu daya tarik kawasan wisata ini. Tidak hanya tempatnya yang rindang karena berada di kawasan hutan. Menghabiskan waktu di sungai-sungai kecil di hilir mata air juga menarik bagi pengunjung.

“Sumber utamanya memang dari Sumber Pawon. Tapi di sepanjang aliran sungainya juga banyak belik-beliknya,” ujar Wahyu, salah satu anggota pengelola Wisata Alaska.

Di sana, pengelola mengembangkan wisata dengan berfokus pada aliran sumber. Kursi-kursi dan meja ditata di tengah aliran air yang dangkal. Para pengunjung yang saat itu didominasi anak muda itupun nampak bersantai di tengah aliran sungai.

“Dulu pernah ramai. Terus kena pandemi Covid-19, jadi sepi sampai sekarang. Adapun pengunjungnya belum bisa seramai dulu,” lanjutnya.

Sadar dengan fungsi mata air yang krusial itu, menurut Wahyu tradisi merawat mata air masih kerap dilakukan warga setempat. Pembersihan dilakukan di area mata air yang berada di ujung timur kawasan hutan alas karet. “Sering dibersihkan sama warga atau nggak dari karyawan sini,” tandas Wahyu.

Karena berada di tengah kawasan hutan, mata air ini cenderung masih alami. Pusat mata airnya sendiri jarang terjamah manusia. Begitu pula ekosistem tanaman yang masih beragam. Di antaranya pohon beringin, bendo, karet bolu, dan bambu yang tersebar di sekeliling mata air.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#mata air #wisata alam #sumber air