Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Profil Desa Plosorejo, Gampengrejo, Kabupaten Kediri: Dongkrak Produktivitas Petani dengan Insfratruktur Ketahanan Pangan

Habibaham Anisa Muktiara • Jumat, 23 Februari 2024 | 20:57 WIB
PEMBANGUNAN: Pemdes Plosorejo melakukan pemlengsengan pada 2023 sebagai tahap awal pembuatan jalan area persawahan yang dilakukan tahun ini.
PEMBANGUNAN: Pemdes Plosorejo melakukan pemlengsengan pada 2023 sebagai tahap awal pembuatan jalan area persawahan yang dilakukan tahun ini.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Pada 2024 ini Pemerintah Desa Plosorejo,Kecamatan Gampengrejo lebih fokus pada peningkatan infrastruktur untuk menunjang program ketahanan pangan. Selain membangun jalan di area persawahan, juga memasang plat atau pintu saluran air.

Berbeda dengan infrastruktur di wilayah perkampungan, yang ada di area persawahan masih kurang. Karena itulah Pemdes Plosorejo tahun ini memfokuskan pembangunan infrastruktur di bidang ketahanan pangan.

“Ada beberapa jalan di area persawahan yang ketika musim hujan tidak dapat dilalui karena becek,” jelas Kepala Desa Plosorejo, Kecamatan Gampengrejo Moh. Arief Siregar. Arief juga menjelaskan bahwa pada tahun ini pemdes akan membangun jalan di Dusun Plosokerep RT 67.

Panjang jalan yang akan dibangun ini 600 meter. Sedangkan saat ini jalan tersebut masih berupa jalan tanah. “Nanti jalan tersebut kami plengseng dahulu,” jelasnya, sambil menambahkan hal itu dilakukan agar tidak terjadi longsor.

Proyek plengsengan itu merupakan kelanjutan proyek yang sama pada 2023 lalu. Tahun lalu yang diplengseng di sisi kanan. Tahun ini yang sisi lain.

“Baru setelah dilakukan plengsengan, jalan tersebut akan diuruk dengan sirtu(pasir batu, Red),” kata Arief.

Pengurukan dengan sirtu agar permukaan tanah kesat dan keras. BAru setelah itu dilakukan perabatan. Itupun menunggu sirtunya padat setelah dibiarkan selama satu tahun. Selain pembangunan jalan baru, tahun ini pemerintah desa juga akan membeli plat. Plati digunakan sebagai pintu air saluran irigasi di Dusun Gilang RT 4.

 

Sebar Bibit Alpukat untuk Ketahanan Pangan

Program ketahanan pangan yang dilakukan Pemdes Plosorejo tak hanya berupa fisik. Namun juga mengadakan pembagian bibit tanaman alpukat. tujuannya jelas, untuk meningkatkan penghasilan petani.

“Pembagian pohon ini untuk melakukan tambahan penghasilan warga,” jelas Kades Moh. Arief Siregar.

Sebenarnya, program pembagian bibit alpukat ini dilakukan pada 2023. Namun karena dana desa baru ditransfer pada akhir tahun, sehingga  baru direalisasikan pada 2024 ini.

Hal itu justru menjadi berkah. Karena pembagian tepat ketika musim hujan. tidak seperti tahun lalu yang bertepatan dengan musim kemarau panjang. “Karena saat itu cuaca panas sekali, sehingga tidak berani menanam takutnya mati,” imbuhnya.

Jumlah bibit yang akan dibagi sekitar 3 ribu bibit. Jenisnya  aligator dan mentega. Yang merupakan hasil pembelian dari Kebun Bibit Desa Mejono, Kecamatan Plemahan. Nantinya, setiap rumah mendapat satu bibit.

Ada beberapa alasan mengapa memilih alpukat. Menurut Arief perawatan tanaman ini jauh lebih mudah. Yang pertama, buah alpukat  tidak perlu dibungkus dalam proses pematangan. Selain itu juga mempertimbangkan kondisi tanah di desa ini.

“Tanah di sini paling pas untuk menanam pohon alpukat,” kata Arief.

Sebelumnya pernah dicoba untuk ditanami pohon durian. Namun rupanya tidak semua tanah di desa cocok untuk ditanami pohon tersebut.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#saluran air #desa millenial #gampengrejo kediri