KEDIRI, JP Radar Kediri - Program yang disusun Pemerintah Desa (Pemdes) Sumbercangkring, Kecamatan Gurah berlangsung secara berkesinambungan. Tahun ini misalnya, melalui musyawarah desa, mereka akan melakukan perbaikan jalan di Dusun Sumberagung dan Babadan. Yang merupakan kelanjutan dari tahun sebelumnya.
Pemilihan dua ruas itu sebagai objek perbaikan karena kondisinya yang memang sudah rusak parah. Selalu tergenang air ketika musim hujan. Aspalnya pun mengelupas dan rusak.
“Jalan itu dibuat pada 2015 silam,” terang Sekretaris Desa (Sekdes) Sumbercangkring Samsul Alawi.
Memang, secara keseluruhan kerusakan tak parah. Toh, tetap membuat warga yang melintas menjadi tidak nyaman. Kendaraan jadi terguncang serta rawan tergelincir.
Sekdes Samsul menerangkan, jalan di Dusun Sumberagung yang akan diperbaiki itu sepanjang 900 meter. Sedangkan yang di Dusun Babadan panjangnya 600 meter.
Pada tahun lalu sudah diperbaiki sepanjang 300 meter. Kemudian berlanjut tahun ini. “Karena menggunakan anggaran DD (dana desa, Red) pelaksanaannya menunggu dana cair,” jelas Samsul.
Selain melakukan perbaikan jalan, tahun ini pemdes juga akan melakukan pelebaran jembatan. Yaitu yang menghubungkan desa nereja dengan Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah.
Anggaran untuk proyek ini bukan dari DD. Melainkan anggaran dari dinas pekerjaan umum dan penataan ruang. Pihak pemdes masih mengajukan ke instansi tersebut.
“Lebar jembatan ini tidak bisa digunakan untuk simpangan dua kendaraan,” kata Samsul mengatakan alasan kenapa jembatan itu akan dilebarkan.
Selain kurang luas, kekuatan jembatan juga mulai berkurang. Bangunan yang dibangun 1980 ini sudah tidak kuat lagi dilewati kendaraan dengan beban yang berat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah