Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Profil Desa Nambaan, Ngasem, Kabupaten Kediri: Lestarikan Sejarah sekaligus Genjot Potensi Wisata

Habibaham Anisa Muktiara • Kamis, 21 Desember 2023 | 18:31 WIB
DESTINASI WISATA:  Papan nama Reco Pentul yang menjadi destinasi wisata andalan di Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem. Pemdes berusaha meningkatkan fasilitas penunjang lokasi cagar budaya ini.
DESTINASI WISATA: Papan nama Reco Pentul yang menjadi destinasi wisata andalan di Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem. Pemdes berusaha meningkatkan fasilitas penunjang lokasi cagar budaya ini.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Semua berawal pada 2022. Ketika ditemukan dua arca kepala kala yang disebut Reco Pentul. Setelah diangkat, dua benda bersejarah itu ditempatkan di tempat khusus. Berada di lahan warga yang dihibahkan.

“Lokasinya sudah ditetapkan sebagai cagar budaya,” terang Sekretaris Desa (Sekdes) Riva Mahadny.

Memang, Pemkab Kediri memberikan atensi besar pada penemuan ini. Selain proses pengangkatan yang dibantu oleh dinas pariwisata dan kebudayaan (disparbud), Bupati Hanindito Pramanan  pun sempat melakukan peninjauan. Puncaknya adalah pembangunan pendapa sebagai tempat penyimpanan Reco Pentul.

“Setelah itu pemdes melakukan upaya pengembangan di sekitar lokasi,” imbuh Riva.

Tentu, pengembangan ini bertujuan menarik minat wisatawan. Karena itu, yang diutamakan adalah peningkatan dan penambahan fasilitas. Seperti pavingisasi akses ke lokasi.

“Sebelumnya akses ke lokasi masih berupa jalan setapak,” sebut pria 24 tahun ini.

Setelah akses jalan, Pemdes Nambaan telah merencanakan penambahan fasilitas lain. Seperti parkir dan tempat istirahat. 

Nilai lebih lokasi yang berada di Dusun Kranggan ini adalah dipenuhi pepohonan rindang. Sehingga menyebabkan suasana teduh dan sejuk. Membuat pengunjung bisa betah berlama-lama.

 

Akses ke Persawahan, Permudah Angkutan Panen

Tak hanya menggenjot sektor wisata, Pemdes Nambaan juga berusaha meningkatkan produktivitas petani, yang menjadi pekerjaan mayoritas warganya. Yaitu dengan membangun jalan ke area persawahan. Tujuannya agar warga lebih  mudah mengangkut hasil panen.

“Sebelum dibangun akses jalan ini petani kesulitan membawa hasil panen dari sawah,” terang Sekdes Riva Mahadny.

Riva menjelaskan, tahun ini yang dibuat adalah jalan persawahan di Dusun Sobo. Setelah itu merembet ke dusun yang lain. Pembangunan akses jalan ini merupakan upaya mewujudkan program ketahanan pangan.

Saat ini, jalan yang pengerjaannya mulai awal tahun ini sudah berfungsi. Memiliki panjang 280 meter dengan lebar dua meter.

Tidak hanya pembangun jalan saja, di lokasi yang sama juga dibangun saluran irigasi.  Panjang saluran irigasi sama dengan jalan. Namun untuk lebarnya hanya satu meter.

“Dulu di sini memang sudah ada saluran irigasi. Namun dipindah karena ada pengaspalan jalan,” terang Riva.

 

Bermodal Dukungan Keluarga 

Bagi Mugiono, menjadi kepala desa adalah pengabdian. Dia harus mencurahkan waktu dan perhatian sepenuhnya mengurusi kebutuhan dan kepentingan warga. Untuk itu, dukungan keluarga sangat penting agar dia bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Dan, dukungan itu telah diberikan sepenuhnya oleh keluarganya. Yang menguatkan tekadnya memimpin Desa Nambaan hingga dua periode ini.

Menurut pria 53 tahun ini, tujuannya membangun desa agar menghasilkan manfaat bagi warganya. Karena itulah program yang dilaksanakan adalah yang menyentuh kepentingan masyarakat banyak. Mulai dari akses jalan, tempat sampah, hingga pengembangan sektor wisata.  

“Seperti mengembangkan desa wisata di area cagar budaya Reco Penthul,” terang sang kades.

Dia berharap dengan pengembangan desa wisata itu nantinya mendatangkan pendapatan asli desa (PAD). Yang bisa digunakan untuk pembangunan fasilitas desa yang lain. Yang muaranya juga untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Mugiono sendiri punya modal untuk memimpin desanya. Yaitu pengalamannya sebagai seorang wirausahawan di bidang pertanian. Pengalamannya itulah yang dia gunakan untuk menciptakan berbagai terobosan baru.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kabupaten kediri #arca #cagar budaya #Profil Desa