Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bagaimana Penyakit Katarak Bisa Terjadi, Ini Penjelasan Dokter

Habibaham Anisa Muktiara • Selasa, 12 Desember 2023 | 17:13 WIB

 

CEK DINI: Salah satu pasien sedang memeriksakan kondisi kesehatan matanya. Penyakit katarak tidak hanya menyerang orang tua, namun juga anak muda
CEK DINI: Salah satu pasien sedang memeriksakan kondisi kesehatan matanya. Penyakit katarak tidak hanya menyerang orang tua, namun juga anak muda

Jangan sepelekan katarak. Selain bisa menyebabkan kebutaan, penyakit ini ternyata bukan dominasi orang-orang usia lanjut. Sudah banyak anak-anak muda, bahkan yang masih belia, terkena.

Dulu, orang lebih banyak mengenal katarak sebagai penyakit degenerative. Penyakit yang disebabkan karena proses penuaan. Sebab, mayoritas penderita penyakit karena kekeruhan di lensa mata ini di atas 40 tahun. Dan semakin menebal kala masuk usia setengah abad.

Namun, kini kasus katarak mulai banyak menimpa usia di bawah itu. Bahkan, pada anak-anak sekalipun. Katarak yang menyerang usia muda tersebut tergolong sebagai katarak kongenital. Yaitu kekeruhan di lensa mata yang terjadi sejak lahir.

“Jadi, di dalam kandungan sudah mulai terbentuk katarak,” terang dr Wahyu Endah, yang merupakan spesialis mata di RSUD Gambiran Kota Kediri.

Salah satu penyebabnya adalah serangan virus. Seperti virus rubella, virus herpes simpleks, virus varicella zoster, dan cytomegalovirus. Selain itu ada pula yang disebabkan parasit toksoplasma.

Photo
Photo

Selain karena bawaan, katarak juga bisa muncul pada anak-anak di masa pertumbuhan. Biasanya, katarak yang seperti ini muncul karena trauma seperti akibat benturan. Atau terjadi akibat gangguan perkembangan normal lensa, yang biasa disebut karatak juvenil.

Menurut dr Wahyu, sifat katarak adalah irreversibel alias permanen. Karena itu bila ingin disembuhkan maka perlu dilakukan operasi. Mengganti lensa mata yang katarak dengan yang bersih. Tentu saja  lensa mata pengganti itu merupakan buatan.

Photo
Photo

Wanita asal Kabupaten Nganjuk ini menjelaskan, penyembuhan katarak dengan operasi di era sekarang lebih efisien. Dengan menggunakan metode Fako-emulsifikasi. Dengan pico laser yang waktunya hanya sekitar 15 menit. Dengan waktu penyembuhan sekitar dua minggu.

“Saat ini operasi tidak perlu menunggu menebal,” jelas dr Wahyu. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#katarak #penyakit #kesehatan