Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sumber Dlopo Ngasem Kediri, Airnya Selalu Jernih dan Jadi Rujukan Kolam Renang Alami

Ayu Ismawati • Rabu, 22 November 2023 | 17:17 WIB
RINDANG: Suasana sejuk di Sumber Dlopo di Desa Karangrejo, Ngasem.
RINDANG: Suasana sejuk di Sumber Dlopo di Desa Karangrejo, Ngasem.

Mata air ini memang berada di tengah permukiman padat penduduk. Namun, kondisi airnya terus jernih. Saking jernihnya, jadi salah satu spot rujukan warga dan barangkali wisatawan untuk menghabiskan waktu berenang di sana.

Untuk menuju ke Sumber Dlopo, pengunjung harus melewati permukiman penduduk terlebih dahulu. Melintasi rumah-rumah warga. Lewat gang yang lebarnya tak lebih dari 4 meter. Lokasinya terbilang berada di tengah ‘kota’.
Kawasan mata air ini mungkin tak serimbun sumber air pada umumnya. Namun, masih cukup banyak pohon besar yang tumbuh di sana. Terletak di Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, mata air ini sering dikunjungi. Salah satunya untuk berenang.
“Seringnya dipakai mandi dan berenang. Karena ini kan lumayan dalam airnya. Apalagi yang di tengah,” ujar Siti Aminah, warga setempat.
Perempuan yang sehari-hari berjualan di kawasan sumber itu menuturkan, pengunjung dari berbagai usia kerap kali berenang di sana. Padahal, di beberapa titik, kedalamannya bisa mencapai dagu orang dewasa.
“Yang di bagian tengah itu saya bahkan bisa tenggelam. Karena kan digerongi (digali) sama anak-anak. Jadi lumayan dalam itu,” tuturnya.
Karena itu, di sana ada beberapa pedagang yang menyewakan ban untuk pelampung. Akhir pekan jadi hari paling ramai pengunjung. “Ini meskipun kemarau airnya terus mengalir. Dan nggak dibendung juga, makanya jernih terus airnya,” imbuh perempuan 64 tahun itu.
Di ujung sumber air, terdapat sebuah terowongan yang menyambungkan sumber dengan salurannya. Bahkan di musim kemarau, tidak ada pintu air yang digunakan untuk menahan air. Aliran airnya tetap deras dengan debit air yang cukup besar.
“Ini saja lebih surut tapi masih tetap dalam. Bisa dipakai berenang. Kalau musim hujan lebih kencang lagi airnya,” pungkasnya.

Editor : Anwar Bahar Basalamah