Sumber Wungu di Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare lokasinya tak seperti sumber pada umumnya. Karena lokasi sumber tersebut berada di tengah sebuah area pemakaman.
Mayoritas sumber yang berada di Kecamatan Pare terletak dekat dengan area persawahan. Namun, tidak dengan Sumber Wungu yang berada di Desa Gedangsewu ini. Sumber tersebut tepat berada di sebuah area pemakaman.
Dari jalan raya, pengunjung harus masuk ke salah satu gang untuk menuju sumber. Gang yang mengarah ke timur itu memiliki tanda bertuliskan ‘Sumber Wungu’. Setelah masuk, pengunjung tidak akan langsung menemui sumber. Namun, harus melewati area pemakaman dahulu. Tepat di tengahnya ada sebuah gang kecil mengarah ke selatan. Sekitar 50 meter. Sumber Wungu akan terlihat.
“Lokasinya memang di area pemakaman Tionghoa,” terang Rosik, 74, salah seorang penjaga sumber tersebut.
Rosik menerangkan, sumber sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Lebih lama dari usia dari pemakaman. Namun sejak beberapa tahun terakhir, kondisi sumber mengalami perubahan. Karena oleh pemerintah desa (pemdes), sumber mulai diberi fasilitas penunjang.
Hal tersebut yang lalu membuat sumber mulai ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Uniknya, pengunjung yang tak merasa ngeri meski harus melewati area pemakaman. “Pengunjung merasa biasa. Karena di timurnya lagi sudah ada pemukiman warga” tuturnya.
Bahkan di akhir pekan, Rosik mengatakan jika pengunjung dapat lebih banyak lagi. Hingga mencapai ratusan. Terutama ketika ada kegiatan desa yang diadakan di sekitar area sumber. “Beberapa kali sumber ini dijadikan kegiatan desa, kecamatan, hingga kabupaten,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah