Lokasinya dekat pusat kota. Airnya steril, dan suasananya alami. Jadi jujukan warga yang ingin melepas penat.
Namanya Sumber Bentis. Hanya berjarak kurang dari tiga kilometer dari pusat kota atau Alun-Alun Kota Kediri. Tepatnya di Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren.
Lokasinya memang sedikit terpencil. Tersembunyi di antara pepohonan. Membuat tak banyak orang yang menyangka ada ‘oase’ di pertengahan kota seperti ini.
Lebih-lebih, sekitar 40 meter ke timur, ada sumber air yang lebih besar. Yang sudah dikenal sebagai destinasi wisata. Yaitu Sumber Bulus. Maka, kebanyakan warga kota lebih tahu tempat ini dibanding Sumber Bentis.
Sendang kecil ini tepat di samping saluran air Sumber Bulus. Di salah satu sudut di sisi luar saluran. Berada di bawah pohon-pohon bambu yang tak terlalu rimbun. Tapi cukup untuk membuat sendang itu teduh dari sengatan matahari.
Tempatnya yang teduh dan bersih itu jadi daya tarik bagi pengunjung. Meski luasnya hanya berkisar 3 x 4 meter saja, namun oleh warga masih sering dipakai untuk berenang atau sekedar bermain air. Bahkan mencuci baju sekalipun.
“Lumayan sering ke sini karena airnya masih steril, bersih. Ini mumpung libur kerja makanya anak-anak saya ajak ke sini,” ujar Jee, warga Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Kota, yang kemarin siang berenang di Sumber Bentis bersama istri dan dua anaknya.
Meski di sana ada sumber yang lebih besar, namun ia merasa lebih nyaman berenang di sana karena sendangnya yang dangkal. Sehingga lebih aman bagi anak-anak kecil, termasuk anaknya yang masih berusia 2 dan 4 tahun.
“Kalau di sana (Sumber Bulus, Red) dalamnya bisa sampai segini (bahu orang dewasa, Red). Tapi di sini kan hanya sepinggang,” tambahnya.
Selain itu, Sumber Bentis lebih jernih. Itu lantaran material di dasar sumber yang berupa pasir. Sehingga, ikan-ikan kecil pun nampak jelas dari permukaan mata air. Berbeda dengan beberapa sumber yang dasarnya dipenuhi sedimen lumpur.
“Dan ini airnya (dari belik-belik) keluar deras. Jadi terus mengalir, arahnya langsung ke sungai. Sirkulasi airnya kan jadi bagus,” imbuhnya menunjuk ke arah empat lubang pembuangan air yang berada di ujung mata air.
Sebagaimana Sumber Bulus, air dari sumber ini langsung mengalir ke arah sungai. Dari situ, air terus mengalir hingga ke area persawahan dan permukiman warga. hingga akhirnya bermuara di Sungai Brantas.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah