Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Begini Cara Memproduksi Alat Musik Gitar dari Bambu Petung

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 21 Juni 2023 | 17:48 WIB
(Foto: Mohammad Afwan/JPRK)
(Foto: Mohammad Afwan/JPRK)
Gitar adalah alat musik petik dari Spanyol. Alat musik ini biasanya dibuat dari berbagai jenis kayu. Namun gitar satu ini terbuat dari bambu. Sayangnya, karena keterbatasan bahan baku, gitar tersebut menjadi langka.

“Alasan kenapa waktu memilih bahan bambu, sebab bahannya mudah dicari,” jelas Kusnan, perajin alat musik gitar berlamat di Gang 1 Nomor 277 belakang tembok Taman Makam Pahlawan Joyoboyo, Kota Kediri. Selain bahan yang mudah dicari, gitar berbahan baku bambu lebih nyaring.

Saat musim hujan, gitar dari kayu pasti sedikit ada kelembapan. Sedangkan yang dari bambu akan tetap kering. Sebab, kadar airnya tetap nol, setelah dilakukan pengeringan.

Namun tidak semua bambu dapat digunakan bahan baku gitar. Yang bisa adalah bambu petung. Selain batangnya lurus, bulu tebalnya dianggap lebih tahan lama. “Harus pandai memilih bahan, untuk gitar ini menggunakan bambu yang tua,” ujarnya.

Untuk mengetahui bambu tersebut sudah dalam kondisi tua, ini dapat dilihat dari daunnya sudah kering. Tidak hanya pada daunnya, namun kondisi batang bambu yang warnanya berubah menjadi cokelat.

Dalam membuat gitar bambu diusahakan memilih dengan teliti. Jangan sampai menggunakan bambu yang tidak normal. Sebab bambu tersebut tidak bisa digunakan sebagai bahan baku membuat alat musik.

Kusnan mulai mencoba membuat gitar secara otodidak pada 1977. Saat itu didasari keinginannya memiliki gitar. Ia ingin membeli namun tidak punya uang. Selain itu, jarang yang memiliki alat musik petik tersebut.

Untuk proses pembuatan, Kusnan mengaku, mengunakan alat-alat manual. Jika dibandingkan dengan gitar hasil pabrik, gitar kreasinya jauh lebih terjamin keawetannya. Karena proses pembuatannya masih mengunakan alat-alat manual. Salah satunya adalah ketika proses pemanasan. Sebelum dibuat menjadi gitar.

“Karena kalau pabrik semuanya menggunakan mesin, bahkan mulai proses pengeringan,” imbuhnya. Jika gitar buatannya, semua proses pembuatan dilakukan secara alami. Di mana sudah dapat disesuaikan dengan cuaca.

Proses pertama yang dilakukan adalah, bahan baku yang masih berupa potongan bambu dijemur terlebih dahulu. Setelah kering dengan sempurna, sebelum di roter. Bambu yang masih dalam bentuk tabung, di sigar terlebih dahulu. Bambu harus benar-benar kering, kalau tidak nanti akan terlihat melengkung ketika dirakit.

Jika masih melengkung, berati kadar air dalam bambu masih tergolong banyak. Dan bambu tersebut tidak bisa digunakan untuk bahan gitar. Untuk proses pemanasan, bambu tidak langsung di jemur begitu saja terkena sinar matahari. Karena itu juga mempengaruhi kekuatan bahan.

Setelah dilakukan penyerutan, lalu kayu yang berupa potongan-potongan di rekatkan mengunakan lem. Lantas potongan-potongan bambu tersebut, akan menjadi sebuah papan “Untuk lebar seusai dengan kebutuhan, jika membutuhkan 24 cm maka panjang papan 24 cm,” jelasnya.

Setelah dirakit menjadi papan bambu, langkah selanjutnya lantas dilakukan pengebresan dengan cara mengapit bambu mengunakan bambu. Setelah dilakukan pengepresan. Bambu yang sudah berupa lempengan, lantas dilakukan penyerutan kembali. Sebelum dijadikan dalam bentuk bodi, terlebih dahulu digambar pola. Ketika bodi gitar sudah jadi, luntuk angkah selanjutnya. Dilakukan pemasangan stang pada gitar.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#bambu #gitar #kerajinan #Bambu Petung #Kreasi