Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Begini Cara Mencuci Muka yang Benar agar Kulit Tidak Kering

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 17 April 2023 | 17:21 WIB
(Ilustrasi: Afrizal)
(Ilustrasi: Afrizal)
Mencuci wajah dapat membersihkan debu, kotoran hingga bekas make up. Namun jika salah teknik, bukan membuat kulit wajah menjadi lembab. Justru bisa sebaliknya. Kulit akan terasa kering.

Kegiatan cuci muka pada umumnya terlihat sederhana. Membasahi muka terlebih dulu, menuangkan sabun muka dan menggosoknya ke permukaan wajah. Lalu, membilasnya sampai bersih. Namun,  ternyata tidak semua orang tahu cara mencuci muka yang benar.

“Cuci muka tidak bisa sembarangan, karena nanti membuat kulit menjadi kering,” terang Dian Rachmania, dokter estetik Founder Amazeglam.

Agar kulit tidak menjadi kering, menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Salah satunya mengenali jenis kulit wajah. Seperti saat memilih krim wajah atau sundblock. Hal yang sama juga dilakukan saat mencari produk pembersih wajah.

Dengan mengetahui jenis kulit, dapat membuat mengetahui kandungan yang ada dalam pembersih wajah. Manusia sendiri memiliki berabagai jenis kulit, mulai berminyak, kering, kombinasi, dan normal. Selain mengenali tipe kulit, pahami pula masalah kulit yang dimiliki. Hal ini bertujuan untuk mencegah masalah lebih lanjut akibat bahan tertentu dalam sabun muka yang mungkin tidak cocok dengan kulit.

“Setiap produk sabun wajah ini diperuntukan untuk tipe-tipe kulit yang berbeda,” imbuhnya.

Untuk kulit yang berminyak, usahakan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah. Jika menyentuh wajah dengan tangan yang kotor, hal tersebut membuat bakteri atau debu bisa menempel pada kulit. Yang nantinya dapat menyebabkan jerawat.

Sebelum mencuci muka dengan sabun, disarankan untuk membersihkan dahulu sisa makeup atau kotoran di waja dengan milk cleanser atau toner. Setelah itu baru mencuci wajah. Bersihkan secara menyeluruh terutama pada T-zone yang terdiri dari dahi, hidung, dan dagu. Lalu, bersihkan dengan air hingga merasa seluruh sabun telah terbilas.

Anda juga bisa menggunakan spons untuk wajah ataupun kapas untuk mengelap sisa pembersih dari wajah. Mencuci wajah Anda dengan air dingin dapat menutup pori-pori yang terbuka dan meningkatkan peredaran darah.Keringkan wajah dengan menepuknya menggunakan handuk atau mengusapnya halus. Gunakan handuk khusus untuk muka, bukan handuk yang sama dengan yang digunakan untuk mandi.

“Untuk wajah yang sensitif, gunakan sabun wajah yang mengandung minyak, ceramide, gliserin, dan eksfoliator kimia yang lebih lembut untuk kulit,” kata ibu empat anak ini. Kebanyakan sabun menggunakan bahan tersebut tidak memiliki banyak busa.

Cara mencuci wajah ini dengan mengsapkan sabun ke seluruh bagian wajah dengan gerakan memutar. Setelah itu, bilas dengan air bersuhu suam-suam kuku atau sejuk. Sebaiknya jangan gunakan air hangat karena suhu air yang tinggi dapat membuat kulit menjadi kering. Setelah tidak ada lagi sisa sabun, keringkan wajah dengan cara yang sama seperti mengeringkan wajah berminyak.  “Untuk pemilik kulit normal, tidak perlu cara kusus untuk mencuci muka,” kata Dian. Hanya saja saat cuci muka jangan memberi air pada sabun wajah, atau membuatnya berbusa. Karena hal tersebut yang membuat wajah nantinya menjadi kering dan kusam.

Cukup ikuti langkah-langkah seperti biasa dengan memakai produk sabun, toner, cleanser, dan pelembab untuk kulit normal. Sementara itu, pemilik kulit kombinasi dapat mencuci muka dengan cara yang sama seperti kulit berminyak. Fokuslah untuk membersihkan bagian wajah paling berminyak yang biasanya terdapat pada T-zone.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#cuci muka #Gen Z #sabun muka #kecantikan #kesehatan