Konsep hunian yang menjawab hal itu adalah arsitektur tropis. “Nama desainnya adalah tropis modern minimalis,” jelas Marketing Manager Kediri Family Residence (KFR) Sonny Pinaria.
Seperti namanya, arsitektur tropis modern minimalis memiliki desain yang simpel. Gaya desainnya bukan hanya mempercantik tampilan tapi sekaligus melindungi rumah agar tahan terhadap cuaca ekstrem.
Rumah dengan desain tropis modern minimalis memiliki beberapa ciri. Salah satunya pada ventilasi. Banyaknya tempat sirkulasi udara ini membuat suhu dalam rumah terjaga dengan baik. Soal suhu ini sangat penting. Karena bisa memengaruhi beberapa jenis perabotan yang tak tahan lembab atau panas.
Banyaknya lubang ventilasi juga berguna menghindarkan dinding dari serangan jamur. “Semua udara dan cahaya dapat masuk secara maksimal,” imbuhnya.
Rumah yang berdesain tropis modern minimalis harus mendapat cahaya dan udara langsung di setiap ruangannya. Ini untuk menghindari terjadinya kelembaban.
Ciri lain, bentuk atap yang miring. Fungsinya melindungi bangunan dari cahaya matahari langsung atau terpaan hujan deras.
“Selain itu tidak ada sudut ruangan yang tidak bisa digunakan,” jelas Sony. Artinya, tidak ada ruang kosong di model ini. Semuanya dapat digunakan. Sekaligus bisa membuat pemilik rumah merasa nyaman melakukan aktivitas.
Selain jendela, atap, dan ruangan, warna menjadi penanda konsep arsitektur model ini. Yaitu, menggunakan warna netral. Selaras dengan alam. Seperti putih, coklat, hijau, terakota, dan lainnya. Hal seperti ini yang diterapkan Sony di perumahannya, KFR.
“Sehingga saat masuk KFR penghuni nanti akan merasa senang dan nyaman,” jelas Sony.
Di KFR, selain menerapkan model rumah berdesain tropis modern minimalis, pengelolanya juga menyiapkan fasilitas lengkap. Mulai dari jalan yang dapat dilewati tiga mobil, taman bermain, klub olahraga, dan menerapkan sistem keamanan yang bisa diandalkan. Editor : Anwar Bahar Basalamah