Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Patung Bunda Maria Setinggi 4 Meter Tak Ubahnya Kado Natal

Anwar Bahar Basalamah • Jumat, 23 Desember 2022 | 20:12 WIB
FINISHING: Yohanes Hariono menunjukkan patung Bunda Maria setinggi empat meter yang akan dipasang di salah satu gereja di Bali. (Foto: Melisa Mudawatul Khusna)
FINISHING: Yohanes Hariono menunjukkan patung Bunda Maria setinggi empat meter yang akan dipasang di salah satu gereja di Bali. (Foto: Melisa Mudawatul Khusna)
Mendapat order pembuatan patung Bunda Maria adalah hal biasa bagi Yohanes Hariono. Tetapi, order dari kenalannya di Bali sempat membuatnya berurai air mata. Sebab, dia harus membuat patung setinggi empat meter.

Suara bising mesin gerinda terdengar jelas dari jalan di dekat kompleks wisata religi Puhsarang, Kecamatan Semen. Senin (19/12) lalu ada tujuh laki-laki yang tengah sibuk menghaluskan patung berbahan kayu. Ada yang mengamplas, ada pula yang menghaluskan beberapa bagian menggunakan gerinda.

Selama sekitar enam bulan, mereka seolah tak pernah lepas dari patung berwajah Bunda Maria itu. Patung setinggi empat meter tersebut hampir memenuhi halaman rumah Yohanes Hariono di Desa Puhsarang, Semen. Beratap terpal, patung kayu berwarna kecokelatan itu terus dipermak. “Itu (patung Bunda Maria, Red) saya buat sendiri. Anak-anak hanya membantu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Pembuatan patung Bunda Maria setinggi empat meter itu memang butuh perjuangan yang besar. Bukan hanya dari pencarian bahannya. Melainkan prosesnya juga butuh effort yang besar. Mulai pemotongan kayu, membuat pola, hingga pengerjaan inti, semuanya digarap dengan ekstrahati-hati. Dia pun memperhatikan setiap detailnya.

Untuk membuat wajah patung Bunda Maria sama persis dengan wajah manusia, dia juga harus berpikir keras. Ukuran yang besar jadi kendalanya. “Kalau kecil kan kita bisa melihat kurangnya gimana, kalau besar gini hanya bisa menggunakan insting,” lanjutnya.

Pembuatan wajah bukan hanya satu-satunya kendala. Proses memotong kayu juga harus dilakukan dengan penuh perjuangan. Dia harus membelah kayu raksasa menjadi tiga bagian. Khusus untuk kayu bagian tengah digunakan untuk membuat wajah. Adapun dua bagian lain untuk membuat tangan dan bagian badan lainnya.

Mengingat tiap tahap perjuangannya untuk menyelesaikan pembuatan patung, senyum langsung mengembang di bibir bapak tiga anak itu. Adalah telepon dari Yosef Antoni enam bulan silam yang membuat repot jelang perayaan Natal tahun ini.

Kala itu, dia meminta dibuatkan patung kayu yang sangat besar untuk dipasang di salah satu gereja di Bali. Mendapat pesanan tak biasa itu, Yohanes senang sekaligus sedih. Dia ragu apakah bisa menyelesaikan pembuatan patung sebesar itu.

Yang membuatnya lebih pusing, dia hanya punya waktu menggarap selama enam bulan. Pekerjaan rumah (PR) selanjutnya adalah bagaimana dia bisa membuat patung Bunda Maria yang kuat dan bisa berdiri kokoh.

Demi memikirkan bahannya, Yohanes mengaku tidak bisa tidur selama berhari-hari. Bahkan, dia butuh merenung dalam waktu dua bulan. “Sesekali menangis karena bingung,” kenangnya lagi.

Sempat terlintas di benak Yohanes untuk membuat patung dari besi. Tetapi, rencana itu tidak direalisasikan. Sebab, dia sudah memperkirakan akan menemukan banyak kesulitan. Material lantas diganti menjadi kayu. Tetapi, mencari kayu besar untuk bisa membuat patung setinggi empat meter juga bukan hal mudah.

Yohanes harus berburu sampai ke Mojo. Saat memilih kayu, dia mengaku sempat dipandang sebelah mata oleh sang pemilik. Melihat penampilan Yohanes yang biasa saja, sang pemilik agaknya sempat ragu. “Mau beli berapa?

Kalau beli 1 harganya 35 juta tapi ngambil sama motong sendiri. Kalau beli 2 potong harganya 70 juta dan diantar langsung ke rumah,” tutur Yohanes menirukan ucapan pemilik kayu kala itu.

Ingin membuktikan kesungguhannya, Yohanes langsung membeli dua potong kayu seharga puluhan juta rupiah tersebut. Setelah material patung didapat, dia tinggal fokus mengerjakannya. Yohanes kini lega, patung sudah dalam tahap finishing.

Beberapa kali memeriksa detail patung, dia terlihat puas. Dia berharap patung itu akan memberi makna berbeda di gereja tempatnya nanti. “Saya ingin membuat 100 patung (Bunda Maria, Red) lagi,” paparnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #berita terkini #kediri update #berita viral #patung bunda maria #seputar info kediri raya #info kediri #berita terbaru #pengrajin patung #berita trending #berita kekinian #berita kediri #patung #kediri news #kediri terkini