Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Disporabudpar Bangkitkan Pariwisata Kabupaten Nganjuk

adi nugroho • Senin, 11 April 2022 | 20:49 WIB
disporabudpar-bangkitkan-pariwisata-kabupaten-nganjuk
disporabudpar-bangkitkan-pariwisata-kabupaten-nganjuk


Berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan Nganjuk Bangkit. Salah satunya adalah upaya Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk untuk menghidupkan pariwisata. Tak tanggung-tanggung, disporabudpar akan mengembangkan wisata paralayang di Kota Angin.


Kabupaten Nganjuk yang memiliki dataran tinggi atau pegunungan serta angin yang kencang menjadi modal bagi disporabudpar untuk menarik wisatawan. Menjelang Hari Jadi ke-1085 Kabupaten Nganjuk, disporabudpar melakukan uji coba paralayang. Uji coba dilaksanakan di Desa Losari, Kecamatan Gondang. “Dari hasil uji coba, Nganjuk dinilai representatif untuk mengembangkan wisata olahraga paralayang,” ujar Kepala Disporabudpar Gunawan Widagdo kepada Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin siang.


Uji coba paralayang itu dilakukan pada Jumat (1/4). Disporabudpar bekerja sama dengan Federasi Aero Sport Indonesia Jawa Timur. “Hasil uji coba sangat memuaskan,” ujar Gunawan.


Rencananya, untuk pengembangan wisata paralayang ini, pemkab akan menjalin kerja sama dengan perhutani. Ide tersebut sebenarnya telah muncul sejak Ramadan tahun lalu. Namun, karena banyak kendala termasuk adanya pandemi Covid-19 membuat uji coba baru dilaksanakan pada Jumat (1/4).


Rencananya, kata Gunawan, untuk landasan take off maupun landing akan menggunakan lahan milik perhutani. Sehingga, izin pemanfaatannya relatif lebih mudah dikoordinasikan. Landasan take off memiliki luas sekitar 20 meter persegi. Rencananya, akan diperluas menjadi sekitar 50-75 meter persegi.


Untuk kategori pemula, penerbangan setidaknya bisa mencapai durasi tak kurang dari dua menit hingga mendarat. Tetapi, untuk tingkatan profesional tentu bisa lebih lama lagi durasinya. “View pegunungan dan persawahan akan menjadi daya tariknya,” ujar Gunawan.


Meski telah dinyatakan representatif dan mendapat dukungan dari Pemprov Jatim tetapi pemkab masih harus mengembangkan sarana prasarana pendukung. Seperti halnya akses jalan menuju lokasi paralayang. Nantinya, disporabudpar bakal merintis jalan untuk menuju punggung bukit itu.


Namun untuk mencapai tujuan tersebut, pihaknya tidak akan sendirian. Gunawan mengaku akan menggandeng Kodim 0810 Nganjuk melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Gayung bersambut, TMMD tahun ini bakal diselenggarakan di sana. “Semoga tahun ini wisata paralayang sudah bisa dimulai,” harapnya. (tar/tyo)


 

Editor : adi nugroho
#berita terkini #berita nganjuk #radar nganjuk #info nganjuk #nganjuk #kabupaten nganjuk