Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Afifah Chusnul dan Kerajinan Tas Anyaman Plastik

adi nugroho • Rabu, 12 Januari 2022 | 17:41 WIB
afifah-chusnul-dan-kerajinan-tas-anyaman-plastik
afifah-chusnul-dan-kerajinan-tas-anyaman-plastik



 Ada banyak peluang usaha sederhana rumahan yang dapat menciptakan lapangan kerja baru di tengah pandemi Covid-19. Seperti yang dilakoni Afifah Chusnul misalnya. Dia membuat tas anyaman plastik yang bernilai ekonomis tinggi.


 


 


Di tengah sulitnya perekonomian sejak pandemi Covid-19, Afifah Chusnul tidak menyerah. Dia tetap semangat untuk berkarya. Perempuan ini memanfaatkan waktunya dengan membuat tas anyaman plastik. Hasil kreasinya mempunyai nilai ekonomis tinggi.


Usaha itu dirintis perajin berusia 31 tahun ini sejak pandemi korona masuk di Indonesia pada tahun 2020 lalu. Awalnya, Afifah bersama temannya yang tergabung dalam Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mengikuti pelatihan tas anyaman di desanya. 


“Waktu pelatihan, saya banyak mendapatkan ilmu tentang proses cara pembuatan. Dari situ, saya tulis cara dan bahan-bahannya,” ungkapnya.


Setelah pelatihan, Afifah mengungkapkan, pihak desa memberikan kepercayaan ilmu yang didapatnya untuk dikembangkan lewat usaha di rumahnya. Rupanya, peluang tersebut tidak di sia-siakan oleh Afifah.


Pasalnya dia justru tertantang dan tertarik untuk mengawali proses pembuatan tas anyaman dengan memanfaatkan bahan plastik sisa pelatihan. Untuk mengolah bahan tersebut Afifah mengajak 15 temannya.


“Namanya saja mengawali pasti harus ulet dan bersabar. Itu pun bukan halangan bagi saya. Karena rasa optimistis saya bisa dan semangat tetap ada," paparnya.


Namun seiring waktu, ibu dua anak ini menuturkan, kerajinan tangannya diminati oleh kalangan masyarakat di wilayah Kediri. Itu karena hasilnya yang bagus dan berbagai macam warna.


Bahkan pengembangan usaha muncul pada dirinya sendiri untuk memberikan motif bentuk tas dan membidik pasar online. “Dari situ saya bisa mandiri dengan usaha tas anyam ini. Bahkan 15 orang sampai saat ini masih tetap dan sangat antusias sekali,” urai Afifah.


Meski hanya terbuat dari plastik kaca mambo, rotan lurik, dan rotan sintetis, Afifah menuturkan, kreasi kerajinannya banyak diminati. (ara/ndr)


Editor : adi nugroho
#radar kediri #berita terkini #kediri #info kediri #info terkini #umkm kediri #berita kediri #kreatif