Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sungai Kuncir Siaga, Jembatan Cepoko Berguna

adi nugroho • Selasa, 16 November 2021 | 18:01 WIB
sungai-kuncir-siaga-jembatan-cepoko-berguna
sungai-kuncir-siaga-jembatan-cepoko-berguna


NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya membuat debit air Sungai Kuncir meningkat. Bahkan, air sungai sempat meluap karena beberapa pintu air di Kecamatan Nganjuk sempat terhalang tumpukan sampah. Beruntung, setelah dibersihkan, pintu air Sungai Kuncir bisa beroperasi normal. “Warga sempat waswas,” ujar Ahmad Taib, 60, warga Desa Cepoko, Kecamatan Berbek.


Kekhawatiran banjir di Nganjuk terjadi lagi sempat muncul. Beruntung, debit air Sungai Kunci terus menurun hingga kemarin. Yang menarik, warga Dusun Tahunan dan Dusun Bayeman, Desa Cepoko tidak lagi bingung. Mereka tetap bisa beraktivitas sehari-hari. Karena sudah ada Jembatan Cepoko yang diprakarsai Jawa Pos Radar Nganjuk, Maybank Syariah, dan Daarut Tauhiid (DT) Peduli. Jembatan gantung dengan panjang 65 meter dan lebar 1,2 meter itu bisa digunakan warga untuk menyeberang Sungai Kuncir. “Tidak takut terbawa arus Sungai Kuncir lagi,” ujar Taib.


Lelaki  yang mewakafkan tanahnya untuk pondasi jembatan dan akses jalan ini mengaku bersyukur dengan adanya Jembatan Cepoko. Karena jembatan ini sangat berarti bagi warga setempat. “Sangat bermanfaat bagi warga,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk Gunarto mengatakan, BPBD bersama dinas lingkungan hidup (DLH) dan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) telah membersihkan sampah di sungai yang menyumbat dam. Mereka harus menggunakan alat berat untuk membersihkan sampah. “Kami dapat empat sampah truk,” ujarnya.


Gunarto mengatakan, BPBD terus memantau kondisi Sungai Kuncir. Karena dikhawatirkan air sungai akan meluap dan menggenangi  Kota Angin. “Kmai minta masyarakat tetap waspada,” ingatnya.

Editor : adi nugroho
#kabar nganjuk #radar nganjuk