Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ribuan Pelajar Bersukaria di Penutupan School Contest XVII, Ini yang Mereka Harapkan Tahun Depan

Ayu Ismawati • Selasa, 28 Oktober 2025 | 19:55 WIB

 

Suasana penutupan School Contest yang meriah di Convention Hall SLG.
Suasana penutupan School Contest yang meriah di Convention Hall SLG.

JP Radar Kediri-Ribuan pelajar se-Eks Karesidenan Kediri dan Kabupaten Jombang meluapkan kegembiraan dalam penutupan Final Party School Contest (SC) XVII GenZverse 2025. Tak peduli menang atau kalah, anak-anak bersukaria di aula utama Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) dengan iringan musik dari Bend Lancar.

          Puncak Final Party SC GenZverse itu berlangsung sekitar pukul 20.00. Acara ditutup dengan awarding atau pemberian penghargaan kepada para juara di masing-masing lomba. Termasuk juara umum atau The Champion yang tahun ini disabet SMAN 7 Kediri.

Begitu nama mereka disebut, para siswa dan guru yang hadir pun sontak bersorak. Mereka langsung naik ke atas panggung untuk merayakan kemenangan.

“Alhamdulillah, terima kasih. Terbayarkan sudah usaha anak-anak selama kurang lebih 2 - 3 bulan mempersiapkan dengan sungguh-sungguh dari masing-masing lomba mereka,” ujar Ilham Athalla, guru pembina mading SMAN 7 Kediri, ditemui usai awarding.

          Selain meraih gelar The Champion setelah mendapat poin terbanyak dari sejumlah lomba yang dimenangi, sekolah yang terletak di Jl Penanggungan Kota Kediri itu juga meraih Best Overall Mading Wars kategori SMA. “Yang pasti ini sangat membanggakan. Anak-anak, dengan usaha mereka masing-masing, bahkan pulang sampai malam, dan mungkin juga harus dispen meninggalkan jam pelajaran untuk mengikuti kegiatan lomba School Contest 2025 kali ini,” lanjutnya.

Perasaan bahagia juga ditunjukkan oleh siswa SMAN 7 Kediri. Salah satunya Rasya Meiva Rayhana, ketua mading SMAN 7 Kediri. Dia menyebut gelar The Champion tahun ini merupakan capaian yang luar biasa. Jadi pengobat lelah setelah berbagai perjuangan dan waktu yang sudah dicurahkan untuk menyiapkan lomba. Khususnya mading 3D.

“Pastinya bangga sama teman-teman saya. Soalnya ini perjuangan teman-teman juga selama dua bulan ini. Terus terharu juga, nggak menyangka bisa menang,” terang pelajar kelas 12 itu.

Dia berharap School Contest bisa terus digelar untuk mewadahi ide kreatif pelajar. Khusus SMAN 7 Kediri, Rasya mengaku sudah menyiapkan regenerasi yang akan ikut di School Contest tahun depan.

 “Semoga tahun depan bisa lebih baik lagi. Dan untuk teman-teman saya juga sudah saya cari potensi-potensi baru untuk ikut tahun depan,” tandasnya.

Untuk diketahui, tahun ini merupakan gelaran pesta pelajar ke-17. Mengusung tema ‘LiterAction’, acara dikemas untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda tentang pentingnya literasi. Tidak hanya dalam membaca dan menulis. Melainkan juga literasi digital, sosial, dan budaya.

Total ada 12 kompetisi yang diikuti oleh 1.759 pelajar dari ratusan sekolah. Mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA yang tersebar di eks Karesidenan Kediri dan Kabupaten Jombang.

Rangkaian acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan pemberian penghargaan di seluruh perlombaan. Mulai dari lomba SC Cup Mobile Legends dan FreeFire, School English Star, Short Video Competition, Journalistic Competition, Mading Wars, hingga juara umum atau The Champion. Di penghujung acara, ribuan siswa bersukaria di bawah iringan musik dari Bend Lancar.(*)

Editor : Mahfud
#radar kediri #school contest