JP Radar Kediri-School Contest XVII GenZverse 2025: LiterAction ditutup meriah dengan penampilan finalis Band Competition Minggu malam (26/10). Hari ketiga Final Party yang berlangsung di Convention Hall Simpang Lima Gumul tersebut ribuan pengunjung masih terus memadati lokasi. Membuktikan bahwa ajang kompetisi antarpelajar ini menjadi yang paling dinanti di Kediri Raya dan sekitarnya.
Gelar pesta pelajar itu pun ditutup penganugerahan gelar juara. Dan, meraih titel The Champion adakag SMA Negeri 7 Kota Kediri.
The Champion Raih Juara Terbanyak dan Menang Mading Wars
Gelar ‘The Champion’ diberikan kepada sekolah dengan perolehan poin juara terbanyak. Termasuk prestasi di kategori lomba Mading 3D yang juga harus diraih oleh sang juara umum. Sebab keikutsertaan pada Mading Wars juga menjadi syarat sekolah bisa membawa pulang gelar The Champion.
Di hari ketiga Final Party kemarin ditutup dengan tiga perlombaan. Yakni, final SC Cup Mobile Legends, final SC FreeFire, dan Band Competition. Tak kalah dari perlombaan sebelumnya, lomba band yang diikuti pelajar SMP dan SMA dari Kediri dan sekitarnya itu juga menjadi magnet para pengunjung.
Sebelumnya, pada hari kedua, pengunjung tercatat mencapai 3.644 orang. Di hari terakhir kemarin, pengunjung diperkirakan masih bertambah sebab acara berlangsung hingga pukul 22.00.
Salah satu pengunjung kemarin adalah Ratna, asal Mojoroto. Dia datang untuk menyaksikan lomba band yang diikuti cucunya. Selain itu, dia juga menyempatkan melihat berbagai mading 3D yang dipamerkan di aula utama.
“Sebenarnya mau lihat cucu tampil band,” ungkap perempuan yang datang bersama para orang tua lainnya.
Dia pun dibuat kagum dengan berbagai karya yang ditampilkan para pelajar. Namun, diakuinya ide-ide dan cara pandang anak muda zaman sekarang sangat berbeda dengan anak muda di zamannya dulu. Meski merasa ada kesenjangan generasi saat menyaksikan acara itu, namun dia mengapresiasi semangat para pelajar dalam berkarya di acara ini.
“Kebetulan saya juga pertama kali ini datang ke School Contest. Bagus juga, sih,” tandasnya.
Pengunjung Disuguhi Informasi Lengkap dari Campus Expo
Selain keseruan dari perlombaan, pengunjung juga bisa konsultasi seputar dunia perkuliahan di Campus Expo. Ada 10 perguruan tinggi dari Kediri dan Malang yang berpartisipasi selama Final Party SC GenZverse 2025. Para pengunjung pun bisa leluasa menggali informasi tentang pilihan pendidikan tinggi.
Salah satunya Yulya Dwi, pelajar asal SMAN 1 Kauman Tulungagung. School Contest tahun ini merupakan acara yang sangat dia tunggu-tunggu. Tak hanya ingin berpartisipasi di setiap perlombaannya, namun juga Campus Expo yang sangat dinantikannya.
“Ini sangat membantu, sih. Apalagi untuk kami para pelajar SMA ini bisa sangat membantu dalam menentukan masa depan kita dan lebih meningkatkan semangat belajar juga,” akunya.
Di booth universitas swasta ternama tersebut, pelajar kelas XI itu bisa bertanya tentang pilihan jalur seleksi di perguruan tinggi. Serta biaya pendidikan dan pilihan program studi yang dihadirkan. Selain itu, banyak informasi baru yang bisa dia dapatkan, seperti beasiswa pendidikan yang ditawarkan kampus.
“Kebetulan tadi baru mengunjungi stan-nya UMM. Tanya soal jalur penerimaan apa saja yang bisa aku ikuti dan soal gambaran biayanya. Misalnya kalau saya masuk lewat jalur prestasi, ternyata bisa dapat potongan. Dan kalau bisa mempertahankan IP-nya, ternyata bisa dapat potongan juga,” beber pelajar asal Kabupaten Tulungagung itu.
Kegiatan antarpelajar ini juga mendapat apresiasi dari para pengajar. Salah satunya Endah Lailawati, guru dari SMP Negeri 3 Kediri. Menurutnya, kegiatan yang konsisten digelar Jawa Pos Radar Kediri ini dapat menantang generasi Z untuk terus berkarya dan inovatif. Apalagi dengan 12 perlombaan yang diselenggarakan.
“SMPN 3 Kediri yang memiliki putra dan putri terbaik di Kota Kediri juga berpartisipasi aktif mewadahi effort bakat minat siswa dengan mengikuti lomba SC FF dan ML, Mading Wars, Journalistic Competition, dan Short Video Competition,” ungkapnya. (*)
Editor : Mahfud