Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Waspadai Harga Tak Wajar! Ini Fakta Harga Jeruk Peras di Festival Kuno-Kini Kediri

Zeyra Putri Widhianingtyas • Sabtu, 31 Mei 2025 | 00:40 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri – Festival pameran UMKM terbesar se-Kediri, Festival Kuno-Kini, sudah berlangsung sepekan sejak 23 Mei 2025. Kegiatan tahunan Radar Kediri ini akan memasuki puncak acara pada 1 Juni 2025. Festival Kuno-Kini berlokasi di area Simpang Lima Gumul Kediri.

Selama pelaksanaannya, Festival Kuno-Kini menggandeng ratusan UMKM yang terdiri dari kuliner, fashion, aksesoris, otomotif, kerajinan, dan lain sebagainya. Gelaran Kuno-Kini berlangsung meriah, namun beberapa masyarakat merasa resah terhadap ulah oknum UMKM yang mendongkrak harga jual produk.

Baca Juga: Celana Olahraga Dijual Mulai Rp 50 Ribu, Laris Manis di Festival Kuno-Kini

Setelah ditelusuri lebih lanjut, di Festival Kuno-Kini terdapat UMKM minuman jeruk peras dijual dengan harga tidak lazim. Jeruk peras ini terletak di stand UMKM utama festival Kuno-Kini, tepatnya berada di samping stand Yamaha.

Stan jeruk peras tersebut tergabung dengan beberapa stan makanan yang merupakan satu bisnis kepemilikan. Jeruk peras ini dibanderol dengan harga Rp 15 ribu untuk cup kecil dengan ukuran 14oz.

Baca Juga: Leluasa Berburu Kuliner Rp 5 Ribu di Festival Kuno-Kini, Cegah Pedagang Curang, Panitia Sebar Imbauan dan Dirikan Posko Aduan

“Semua makanan di sini serba 15 ribu, es teh aja yang beda, 15 ribu sendiri, memang harganya seragam semua” jelas Bagus (21), saat diwawancarai Radar Kediri, Kamis, (29/5/2025).

Bagus menjelaskan bahwa dengan mematok harga tersebut keuntungan jeruk peras bisa mencapai Rp 1 juta perhari. Apabila akhir pekan, keuntungan jeruk peras tersebut mencapai Rp 3 juta perharinya. Daftar harga yang dipasang di stan tersebut juga kurang informatif. Daftar harga hanya menyebutkan harga minuman jeruk peras Rp 15 ribu tanpa ada keterangan ukuran cup.

Baca Juga: Festival Kuno-Kini Kediri Hadirkan Aksesoris Laut NTB, Unik Dan Bernilai Tinggi

“Dijual di cup kecil aja, gaada variasi ukuran cup, segitu 15 ribu, murni jeruk tanpa tambahan gula” jelas Bagus. Bagus menambahkan penjualan jeruk peras mampu menghabiskan 100 kilo buah perhari. Jeruk  yang digunakan adalah jenis jeruk Sunkis.

Jeruk peras Bagus memiliki 2 stan di Festival Kuno-Kini. Selain di sebelah stan Yamaha, stan lain juga buka di depan stan daster, komplek UMKM fashion di depan  panggung utama Festival Kuno-Kini.

Setelah dibandingkan dengan beberapa stan jeruk peras lain, stan Bagus terbukti menaikkan harga jual. Di Festival Kuno-Kini terdapat 3 stan jeruk peras, 2 stan di antaranya harga jual terbilang sesuai dengan ukuran yang ditawarkan.

Baca Juga: Leluasa Berburu Kuliner Rp 5 Ribu di Festival Kuno-Kini, Cegah Pedagang Curang, Panitia Sebar Imbauan dan Dirikan Posko Aduan

“Kalau jeruk peras yang ukuran cup kecil 14oz 10 ribu, kalau yang cup besar 18oz baru 15 ribu, itu harga normal buat jeruk peras murni dengan es batu” jelas Rio (23)  penjual jeruk peras stan UMKM belakang panggung.

Stan UMKM jeruk peras Rio juga menggunakan jeruk peras sunkis dengan kualitas yang sama dan disajikan murni tanpa gula. Jeruk peras Rio memiliki daftar harga yang jelas dan detail. Daftar harganya meliputi harga jeruk peras cup besar dibanderol Rp 15 ribu per cup, cup besar tanpa es Rp 20 ribu, cup kecil Rp 10 ribu, dan cup kecil tanpa es Rp 15 ribu.

Baca Juga: Penjualan Air Minum Aquviva Meledak, Omzetnya Tembus Jutaan Rupiah

Menanggapi hal ini, panitia Festival Kuno-Kini telah mengeluarkan kebijakan baru dalam rangka mengimbau masyarakat Kediri agar bijak dalam berbelanja. Panitia menyarankan masyarakat agar membeli produk di stan UMKM yang memiliki daftar harga dengan jelas. Panitia Festival Kuno-Kini juga memfasilitasi masyarakat untuk melaporkan ke sekretariat acara jika menemukan stan yang mendongkrak harga dan tidak memasang daftar harga.

 

Editor : Jauhar Yohanis
#kediri #kuliner #simpang lima gumul