Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Martabak Madura Mas Je Laris Manis di Festival Kuno-Kini, Ludes Hingga 1.200 Sehari

Diana Yunita Sari • Kamis, 29 Mei 2025 | 17:55 WIB

 

Martabak Madura Mas J di Festival Kuno-kini 2025 (Diana Yunita S/JPRK)
Martabak Madura Mas J di Festival Kuno-kini 2025 (Diana Yunita S/JPRK)

JP Radar KediriFestival Kuno-kini semakin ramai pengunjung di hari keenam, salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah stan Martabak Madura milik Wiji Winaryo (39), yang akrab disapa Mas Je, martabaknya menjadi salah satu stan kuliner yang paling diburu pengunjung karena harganya terjangkau dan isinya yang unik. Martabak Mas Je terjual hingga 1200 picis dalam satu hari dan meraih omzet sekitar 8 Juta Rupiah.

“Satu porsi isinya dua, harganya lima ribu. Satuannya dua ribu lima ratus, tapi dijual satu porsi biar nggak ribet kembalian,” ujar Mas Je, pria asal Kecamatan Ngasem tersebut.

Baca Juga: Foto Diri Anda Ingin Dibuat Karikatur? Datang Langsung Ke Festival Kuno-Kini. Di Sana Ada Ahlinya. Harganya Pun Terjangkau

Martabak Mas Je berisi sayur, usus, dan mie bihun. Proses pembuatan sepenuhnya dilakukan oleh Mas Je mulai dari kulit, isian, hingga sambal petis yang khas. Proses produksi dilakukan langsung di area event dalam dua sesi yaitu siang dan sore hari untuk menjaga kualitas dan mencegah makanan cepat basi.

“Semuanya buatan tangan saya sendiri. Teman-teman hanya bantu goreng dan jualkan,” jelasnya.

Dalam sehari, Mas Je mengaku bisa menjual antara 800 hingga 1.000 picis martabak dan ketika buka full dari pagi hingga malam bisa tembus hingga 1.200 picis. Momen paling laris terjadi pada malam minggu dan minggu pagi. 

Baca Juga: Viral di Festival Kuno-Kini: Kue Koin Korea Diserbu Pengunjung Tiap Hari, Raih Omset 12 Juta

“Paling rame malam minggu. Tapi biasanya stok saya juga selalu habis terus. Jadi jam setengah 8 gitu sudah pulang. Kemarin saya bawa stok lebih banyak, tapi tetap habis jam setengah 10 malam,” katanya.

Mayoritas pengunjung membeli dalam jumlah besar, antara Rp10.000 hingga Rp20.000. Bahkan, pernah ada yang membeli hingga Rp100.000.

Mas Je mengaku awalnya ia belajar membuat martabak berbekal dari melihat YouTube sebelum akhirnya membuka usahanya sendiri di tahun 2023, namun sempat berhenti karena ibunya sakit. Ia baru aktif kembali berjualan pada tahun 2024 hingga sekarang. Selain berjualan di event, ia juga berjualan di area Car Free Day (CFD) setiap Minggu dan hari libur. Di luar itu, ia menjalankan usaha nasi kebuli ayam di rumah.

“Kalau pas ada event seperti ini, saya fokus jual martabak dulu, nasi kebuli libur,” pungkasnya.

Baca Juga: Hunting Thrifting di Kuno Kini Fest 2025 Kediri, Hoodie Paling Digemari 

 

Editor : Jauhar Yohanis
#kediri #Kuno Kini Fest 2025 #street food #Kuno Kini Festival #martabak asin #martabak madura #Festival Kuno Kini