KEDIRI, JP Radar Kediri- Pengunjung Kuno-Kini Festival 2025 terus membludak. Tidak hanya menikmati beragam pertunjukkan dan hiburan, mereka datang untuk berburu kuliner tradisional yang disajikan para pelaku UMKM.
Salah satu kuliner yang memikat pengunjung adalah rambut nenek. Makanan tradisional itu cukup jadul karena diproduksi dengan alat sederhana.
Riana, 32, asal Nganjuk mengaku senang banyak kuliner yang mulai langka hadir di acara ini.
Baca Juga: Buka Layanan saat Libur, Disdukcapil Perbaiki Puluhan Blangko KTP Rusak di Festival Kuno Kini Kediri
“Saya beli rambut nenek, untuk mengenalkannya ke anak-anak makanan tradisional,” ungkapnya.
Anaknya yang masih berusia 3 tahun suka. Mungkin karena rasanya manis. Untuk harga, Riana mengaku cukup terjangkau. Satu gelas plastik rambut nenek harganya Rp 5 ribu.
Hal yang sama juga dialami Yuni, warga asal Kecamatan Wates. Datang bersama suami dan dua anaknya, mereka mengincar kuliner unik.
“Saya cari yang jarang-jarang, ternyata ada rambut nenek juga,” ucapnya langsung membelinya.
Yuni mengatakan, Festival Kuno-Kini menjadi kegiatan yang bagus. Bukan hanya mengangkat perekonomian di daerah tetapi juga mengenalkan nak-anak pada tradisi masa lampau. Selain makanan tradisionalnya juga ada permainan anak.
“Ini bisa mengalihkan kebiasaan anak-anak sehingga tidak hanya gadget saja,” ujar Yuni.
Sementara itu, Suwito, penjual rambut nenek di Festival Kuno Kini itu tampak semringah.
Penjualannya terus meningkat dari hari pertama hingga Minggu (25/5). Pertama kali buka, dia hanya menyiapkan bahan hanya 3 kilogram.
Karena laris, dia menambah lagi bahannya menjadi 4,5 kilogram. Dan semuanya ludes. Dia menyebut, dalam sehari omzetnya bisa mencapai ratusan ribu rupiah.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian