Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Keris hingga Barang Antik Ramaikan Festival Kuno Kini Kediri: Pecinta Barang Antik Wajib datang!

Satriya Agung Prakoso • Minggu, 25 Mei 2025 | 13:03 WIB

Foto : Keris dan barang antik ramaikan Festival Kuno Kini.
Foto : Keris dan barang antik ramaikan Festival Kuno Kini.
 

JP Radar Kediri – Festival Kuno Kini di Simpang Lima Gumul Kediri tidak hanya menghadirkan nuansa tempo dulu dari sisi kuliner dan pertunjukan seni.

Di salah satu sudut area festival terdapat salah satu stan yang menampilkan barang antik dan pusaka yang menjadikan magnet sendiri bagi pengunjung.

Mas Bay, anggota komunitas Panji Kahuripan Kota Kediri, memamerkan berbagai jenis keris. Mulai dari keris kamardikan (buatan baru), kinantah (keris berhias emas/permata), hingga keris sepuh alias keris kuno warisan leluhur.

“Keris sepuh itu lebih tua dari kita. Kalau masih utuh dan autentik, harganya bisa miliaran,” ungkapnya saat ditemui wartawan radar Kediri.                                          

Menurut Mas Bay, nilai keris ditentukan dari usia, pamor (motif bilah), hingga bahan pembuatannya. Beberapa keris bahkan ditambahkan emas dan berlian, sehingga nilainya kian tinggi.

Jenis-jenis keris yang dipamerkan antara lain Brojol, Jalak Tilam Sari, Pulang Geni, Jangkung, Pandawa lok lima, dan keris lok sembilan. “Setiap keris punya filosofi. Ada yang melambangkan keselamatan, kewibawaan, sampai kepemimpinan,” jelasnya.

 Baca Juga: Festival Kuno-Kini 2025 Dibuka Meriah, Sanggar Tari Kameswara Tampilkan Tarian Tradisional Kediri

Harga keris di stan Panji Kahuripan pun bervariasi. Dalam lelang, bisa dimulai dari Rp300 ribu hingga jutaan rupiah. “Tergantung jenis dan kelangkaannya. Yang penting, ini bukan cuma jualan, tapi merawat warisan budaya,” tegasnya.

Mas Bay berharap Festival Kuno Kini dapat menjadi agenda tahunan agar komunitas seperti Panji Kahuripan bisa terus berpartisipasi dalam kegiatan yang menampilkan keris pusaka dan barang antik sebagai bentuk pengenalan ke generasi muda juga.

 Baca Juga: Riuh Otok-Otok Tandai Pembukaan Festival Kuno-Kini, Hari Pertama, Ratusan Stan UMKM Langsung Ramai Pembeli

Dengan adanya Festival Kuno Kini, masyarakat Kediri diajak kembali menyelami jejak budaya masa lampau yang sarat nilai dan makna. Dari keris hingga barang antik, setiap pusaka yang dipamerkan bukan sekadar benda, melainkan saksi bisu perjalanan sejarah bangsa. Harapannya, festival ini tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang edukasi dan pelestarian budaya yang bisa terus diwariskan ke generasi mendatang.

Editor : Jauhar Yohanis
#Barang #kediri #event #keris #Antik #Pusaka