JP Radar Kediri - Di tengah gempuran teknologi dan permainan digital yang kian canggih, permainan tradisional atau permainan jadul tetap memiliki tempat tersendiri dalam ingatan banyak orang. Permainan seperti egrang, gasing, congklak, dan engklek bukan hanya bagian dari masa kecil generasi terdahulu, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya bangsa yang sarat nilai edukatif dan sosial.
- Egrang
Egrang merupakan permainan tradisional yang menggunakan dua batang bambu panjang dengan pijakan kaki. Pemain harus naik ke atas pijakan dan berjalan dengan menjaga keseimbangan. Meski terlihat sederhana, egrang menantang kekuatan otot, keseimbangan tubuh, dan keberanian. Permainan ini kerap dimainkan di lapangan terbuka dan biasanya menjadi bagian dari lomba atau perayaan hari besar nasional.
- Gasing
Gasing adalah mainan berbentuk runcing di bagian bawah, dimainkan dengan cara diputar menggunakan tali. Anak-anak dulu sering berlomba untuk melihat siapa yang gasinya bisa berputar paling lama. Selain seru, gasing juga mengajarkan ketelitian dan kekuatan perhitungan dalam memutar dan melemparnya. Beragam jenis gasing dapat ditemukan di berbagai daerah dengan bentuk dan nama yang berbeda.
Baca Juga: 5 Event Bazar Bertema Jadul di Jawa Timur yang Wajib Dikunjungi
- Congklak
Congklak dikenal sebagai permainan papan berlubang yang dimainkan dengan biji-bijian kecil seperti kerang atau plastik. Dua orang pemain bergantian mengambil biji dari satu lubang dan menyebarkannya satu per satu ke lubang lain. Permainan ini tidak hanya melatih kemampuan berhitung dan strategi, tetapi juga kesabaran dan sportivitas. Di beberapa daerah, permainan ini juga dikenal dengan nama dakon.
- Engklek: Lompatan Ceria di Atas Tanah
Engklek adalah permainan melompat dengan satu kaki di atas kotak-kotak yang digambar di tanah. Pemain melempar batu ke kotak, lalu melompat mengikuti urutan kotak sambil menjaga keseimbangan dan tidak menginjak garis. Meski sederhana, engklek membantu melatih motorik kasar, koordinasi tubuh, dan fokus anak.
Bagi masyarakat yang ingin bernostalgia atau mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak, event Kediri Kuno Kini bisa menjadi momen yang tepat. Seluruh permainan jadul seperti egrang, gasing, congklak, dan engklek akan dihadirkan secara interaktif di acara tersebut. Event ini akan berlangsung pada bulan Mei mendatang di area Simpang Lima Gumul, Kediri dan terbuka untuk umum. Sebuah kesempatan emas untuk menyelami kembali keseruan masa kecil sambil melestarikan budaya bangsa.
Tak hanya permainan jadul di event Kediri Kuno Kini akan ada 7 Zona yang akan memukau pengunjung lokal maupun luar Kabupaten Kediri. Zona tersebut ialah, Zona Tradisional atau Jadul, Zona Modern, Zona Edukasi dan Layanan Publik, Zona Kuliner dan Zona Hiburan.
Editor : Puspitorini Dian Hartanti