Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bupati Kediri Dhito Lepas Ratusan Pesepeda Dholo King of Mountain

Emilia Susanti • Senin, 15 Juli 2024 | 18:04 WIB
Bupati Dhito Lepas Ratusan Pesepeda Peserta Dholo KOM
Bupati Dhito Lepas Ratusan Pesepeda Peserta Dholo KOM

KEDIRI, JP Radar Kediri – Pemkab Kediri berharap event sport-tourism seperti Dholo King of Mountain (Dholo KOM) 2024 bisa memberi multiplier effect pada warga Kediri. Terutama dampak ekonomi yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Even kayak gini, kan, alhamdulillah, hotel penuh. Terus tempat kuliner (penuh). Itu yang sebenarnya kita cari. Multiplier effect-nya,” kata Bupati Hanindhito Himawan Pramana, usai memberangkatan ratusan pesepeda yang mengikuti event tahunan ini.

Apalagi, Kediri telah memiliki fasilitas-fasilitas penunjang yang sangat representatif. Termasuk telah berfungsinya Bandara Dhoho Kediri. Para peserta dari luar daerah-serta luar negeri-bisa mendarat langsung di bandara yang ada di lereng Gunung Wilis ini.

“Keberadaan bandara, memang, salah satunya diperuntukkan untuk mendukung even-even yang ada di Kediri,” tandas sang bupati.

Dholo KOM adalah even untuk pesepeda yang berlangsung setiap tahun. Tahun ini, merupakan yang  keempat. Acara ini berlangsung kemarin. Start di Monumen Simpang Lima Gumul tepat pukul 05.30.

Ratusan pesepeda mengikuti event dengan finish di kawasan Air Terjun Dolo di wilayah Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Semen. Salah satunya adalah Menteri Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

“Saya ini hanya peserta, jadi nggak mau pidato apapun. Tetapi saya hanya berpesan bahwa di Kediri itu banyak tanjakan dan setiap tanjakan pasti ada turunannya. Nikmati tanjakan dan turunan dan saya yakin semuanya pasti akan gembira karena udaranya bagus, hawanya dingin dan penyelenggaraannya luar biasa,” ujar Pramono ketika dimintai sambutan sesaat sebelum start.

Untuk diketahui, total peserta Dholo KOM 2024 ada sebanyak 520 orang. Berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan ada yang dari luar negeri. Antara lain Australia, Perancis, Jerman, Korea, Belanda, New Zealand, Singapura, hingga Inggris.

“Ini 520 (peserta, red), delapan puluh persen dari luar Jawa Timur,” jelas Dhito.

Masih menurut Dhito, hampir semua peserta dari luar Kediri penasaran dengan Kelok Sembilan dan Tanjakan Gigi Satu yang ada di area wisata Air Terjun Dolo. Karena lokasi tersebut memang telah dikenal oleh banyak orang di seluruh Indonesia. Wajar bila kemudian mereka ingin menjajal seperti apa tingkat kesulitannya.

Selepas start, rute pertama yang dituju para peserta Dholo KOM 2024 adalah menuju Bandara International Dhoho Kediri. Di sana, para peserta berhenti sejenak sebelum melanjutkan rute selanjutnya menuju pit stop, yakni Pendapa Panjalu Jayati. Setelah beristirahat sejenak, peserta kembali diberangkatkan untuk menuju Air Terjun Dholo Kediri. Bagi para pesepeda, rute yang paling menantang dari Dholo KOM adalah kelok 9 dan tanjakan gigi satu.

“Ada istilah kalau Bromo KOM itu naik hajinya pesepeda, kalau Dholo KOM itu pariwisatanya pesepeda,” kata Toto Sugito, salah satu peserta Dholo KOM 2024.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #Dholo KOM #kediri #King Of Mountain #sport #Event Sport Tourism #jawa pos