KEDIRI, JP Radar Kediri -Pendaftaran Festival Colour Kids ditutup Sabtu (18/11) kemarin. Meski demikian, jika sekolah ingin melakukan revisi atau menambah partisipasi siswa dari lembaga mereka, tetap dilayani hingga Senin (20/11) besok.
Manajer Pemasaran Jawa Pos Radar Kediri Heri Muda Setiawan mengungkapkan, di tahap revisi panitia memang memberi kesempatan kepada
Raudlatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk mengubah daftar peserta yang mengikuti ajang bergengsi ini. Termasuk jika ternyata setelah penutupan pendaftaran Sabtu kemarin ternyata masih ada siswa lain yang berminat untuk mengikuti Festival Colour Kids.
Lebih jauh Heri menjelaskan, setelah penutupan pendaftaran kemarin pihaknya langsung melakukan perekapan data peserta dari seluruh RA dan MI. “Kami cek ulang daftar peserta lomba mewarnai dan kolase,” kata Heri.
Perekapan daftar peserta, menurut Heri sangat penting karena terkait dengan jumlah material lomba mewarnai dan kolase yang dibutuhkan. Termasuk yang harus didistribusikan kepada peserta mulai Selasa (21/11) lusa.
Dengan jadwal tersebut, revisi peserta dari RA dan MI dibatasi hingga pukul 12.00 Senin (20/11) besok. “Revisi pendaftaran masih dilayani. Bisa melalui lembaga RA dan MI masing-masing atau datang ke Kantor Radar Kediri,” lanjutnya.
Heri bersyukur sambutan RA dan MI di Kabupaten Kediri dalam Festival Colour Kids sangat bagus. Termasuk dari RA di Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Siswa di sana antusias mengikuti event yang memperebutkan Piala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri itu.
Hingga kemarin total ada 205 siswa dari RA di Gurah yang mendaftar di gelombang dua. “Masyaallah antusiasnya tinggi sekali anak-anak di Kecamatan Gurah,” puji Koordinator Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) se-Kecamatan Gurah Atsna Tsamrotul Hija.
Wanita berusia 38 tahun menyebut Festival Colour Kids memang memiliki banyak manfaat positif untuk anak-anak. Selain memacu kreativitas siswa, event yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Santri 2023 ini juga mengedukasi siswa. Terutama untuk lebih gemar mengaji dan mengurangi pemakaian gadget.
Kampanye lewat slogan yang dicantumkan di lembar kerja mewarnai dan kolase itu menurut Atsna sangat relevan dengan kondisi sekarang. Sebab, banyak anak-anak yang mulai kecanduan gadget. Padahal, pemakaian gadget yang berlebihan mendatangkan banyak mudarat.
Atsna pun menyarankan agar kegiatan serupa tidak hanya digelar di peringatan Hari Santri saja. “Untuk ke depannya, Festival Colour Kids mungkin bisa dilaksanakan untuk memperingati Hari Pendidikan. Itu sangat bagus juga,” tambahnya.
Seperti diberitakan, distribusi material mewarna dan kolase akan dilakukan pada Selasa (21/11) dan Rabu (22/11). Selanjutnya, pengerjaan akan dilakukan mulai Kamis (23/11) hingga Minggu (26/11). Heri yang juga menjadi ketua panitia Festival Colour Kids pun kembali mengingatkan agar siswa segera menyiapkan diri dengan berlatih di rumah.
Bagaimana dengan anak-anak yang belum mendaftar dan tertarik untuk mengikuti lomba dengan hadiah total jutaan rupiah ini? Menurut Heri mereka tetap bisa mendaftar di tahap revisi ini. Selain menghubungi guru madrasah setempat, mereka juga bisa menghubungi contact person (CP) Endro 081335637728 dan Yuni 082228278964.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah