Grup musik asal Semarang ini sangat disukai oleh kaum muda atau anak senja. Melalui lirik lagu-lagunya, Soegi Bornean berhasil menggunakan pemilihan diksi yang menarik. Diksi-diksi itu berhasil membuat penikmat lagunya bisa terbawa suasana.
Setiap lirik pada lagu yang dibawakan memiliki makna yang mendalam. Terlebih lagi saat mendengar suara merdu Fanny Soegi. Warna vokalnya dapat membius pendengar. Diiringi dengan petikan gitar yang membuat hati tenang.
Soegi Bornean resmi berdiri sejak 2019. “Single pertama kami adalah ‘Saturnus’,” ujar Fanny. Judul ‘Saturnus’ ini mengajak para pendengar untuk bangkit dari keterpurukan dan keluar dari zona gelap hidup.
Band indie pop ini terdiri dari tiga orang. Fanny Soegi, sebagai vokalis. Aditya Ilyas dan Bagas Prasetyo sebagai gitaris. Selama empat tahun berdiri, Soegi Bornean berhasil lahirkan sepuluh lagu indie yang sangat sejuk didengar.
Sepuluh lagu indie tersebut antara lain berjudul Saturnus, Asmalibrasi, Pijaraya, Haribaan, Raksa, Semenjana, Samsara, Kala, Bait Perindu, dan Aguna. “Aguna adalah single pertama di 2023 ini,” ungkap Fanny.
Makna yang disampaikan melalui lagu ‘Aguna’ ini begitu menyentuh. Bercerita tentang hal baik yang ditanamkan atau diperbuat seseorang. Yang mana karma baik akan selalu menyertai. Tidak hanya di dunia. Namun juga di akhirat.
Lagu-lagu sejuk dari Soegi Bornean ini akan siap didengarkan oleh para penikmat lagu senja. Tepatnya di panggung konser musik ‘Armonia Vol 1’ bertempat di Tirtayasa Park Kediri pada 14 Oktober 2023. Soegi Bornean siap mengguncang Kediri dengan lantunan lagu-lagu sejuk dan merdunya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah