Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Boncolono Dijuluki Robin Hood Versi Jawa

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 26 September 2022 | 17:42 WIB
LEGENDA KEDIRI: Makam Boncolono di puncak bukit Maskumambang. (Foto: Rekian)
LEGENDA KEDIRI: Makam Boncolono di puncak bukit Maskumambang. (Foto: Rekian)
Ada banyak versi cerita tentang Boncolono yang makamnya berada di puncak bukit Maskumambang, lereng gunung Wilis. Kisah kepahlawanan pria yang juga dijuliki maling sakti Kediri ini mirip dengan Robin Hood versi cerita rakyat Inggris.

Pegiat Komunitas Budayawan Eling Handarbeni Hangrungkepi Upaya Madya (Edhum) Kota Kediri Achmad Zainal Fahcris menyebut tokoh Boncolono ini sebagai Robin Hood ala Jawa. “Di Kediri, Boncolono layak menyandang local hero (pahlawan lokal, Red),” katanya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Kenapa pahlawan lokal? Karena kisah Boncolono ini hanya terdapat di kawasan Kediri. Menurut Fachris yang juga guru sejarah di MAN 2 Kota Kediri, keberadaan Boncolono jadi legenda yang kental di masyarakat Kediri. Disebut legenda karena ceritanya dihubungkan dengan sejarah. Konteks Boncolono terjadi pada masa perang melawan Belanda pasca-perang Jawa.

Ada yang menyebut Boncolono adalah Maling Gentiri. Tak sedikit pula yang mengatakan kedua tokoh itu orang yang berbeda. Meski aktivitasnya sama, yakni menjarah harta milik orang kaya (Belanda) yang telah menindas masyarakat miskin.

Cerita tokoh itu bisa ditemui di daerah lain di Jawa Timur. Seperti di Lumajang dan Blitar. Sedangkan di Jawa Tengah ada di Blora dan wilayah Muria. “Yang membedakan mereka hanyalah nama. Ada yang bernama Maling Gentiri dan Maling Aguno,” lanjut Fachris.

Adapun latar belakang ceritanya sama-sama terjadi pada masa penjajahan Belanda. Uniknya, di Kediri punya nama khas yakni Boncolono. Di puncak bukit Maskumambang itu kuburannya disandingkan dengan dua nama lainnya yakni Eyang Poncolono dan Eyang Mojoroto.

Menurut Fachris, makam di atas bukit Maskumambang itu adalah tiga sekawan. Boncolono tidak sendirian. Dia dibantu tiga kawannya Poncolono dan Mojoroto, serta pasukan lainnya. Namun, ada pula versi lain yang menyebutkan makam Modjoroto dan Pontjolono adalah keluarga dari Boncolono. Tiga makam itu disebut pula sebagai makam keluarga.

Adanya kemiripan dengan cerita Robin Hood telah menggelitik Fachris. “Bisa saja cerita Robin Hood itu dulunya terinspirasi dari Jawa, kita tahu Inggris sempat menduduki beberapa wilayah di Jawa meski waktunya tidak lama,” kelakarnya.

Melihat nama Boncolono yang sudah sangat melekat di kepala masyarakat di Kota Kediri, Fachris mengusulkannya menjadi local hero. Apalagi, saat ini makamnya sudah menjadi daya tarik untuk wisata religi. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#ekspedisi selingkar wilis #berita terkini #seputar kediri #gunung wilis #kediri #Boncolono #kabar kediri terkini #info terbaru kediri #info kediri #viral kediri #berita terbaru #berita kediri terbaru #berita kediri terkini #wilis #kediri lagi #berita viral kediri #Robin Hood Versi Jawa #nganjuk #kabar kediri #kediri news #selingkar wilis