Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

BI Kediri Sororti Daya Beli Masyarakat Berada di Level Optimis, Pertumbuhan Ekonomi Masih Ditopang Konsumsi

Emilia Susanti • Kamis, 30 April 2026 | 21:57 WIB
Potret kawasan Kota Kediri diabadikan menggunakan drone. (FOTO: Wahyu Adji/JPRK)
Potret kawasan Kota Kediri diabadikan menggunakan drone. (FOTO: Wahyu Adji/JPRK)

KEDIRI, JP Radar Kediri– Kondisi perekonomian sedang tidak baik-baik saja. Bank Indonesia (BI) Kediri mencatat, pertumbuhan ekonomi di wilayah mataramam melambat.

Yaitu dari 4,39 persen pada 2024 menjadi 4,31 persen di 2025. Angka ini pun masih di bawah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan nasional yang masing-masing mencatatkan 5,33 persen dan 5,11 persen.

Perlu diketahui, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang terbesar pertumbuhan ekonomi dari sisi pengeluaran. Pada 2025, kontribusinya sebesar 5,04 persen.

Menandakan bahwa daya beli masyarakat masih terjaga. Hanya saja, berdasar survey indeks keyakinan konsumen (IKK), nilainya menurun meski masih di level optimis. Yakni sebesar 129,5 pada triwulan I.

“Indeks keyakinan konsumen masih berada di level optimis. Tetapi dari waktu ke waktu ini mengecil, ini menurun sejak akhir 2025,” beber Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kediri Deasi Surya Andarina.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Picu Inflasi di Kediri, Harap Produsen Pangan Lakukan Intensifikasi

Dia menjelaskan, penurunan angka IKK ini sejalan dengan menurunnya indeks ekspektasi konsumen (IEK) dan indeks kondisi ekonomi saat ini (IKE). Yang masing-masingnya tercatat sebesar 142,67 dan 116,33.

“Jadi optimisme ini memang melihat dari kondisi ekonomi saat ini, kemudian juga dari ketersediaan lapangan kerja dan komponen penghasilan,” jelasnya.

Sayangnya, data yang dibuka tidak memperlihatkan angka yang detail. Namun dari grafik yang diperlihatkan menunjukkan adanya penurunan pada beberapa hal.

Mulai dari indeks ketersediaan lapangan kerja, indeks penghasilan saat ini, serta indeks ketepatan waktu pembelian barang tahan lama.

Sementara, dari segi ekspektasi konsumen juga menunjukkan penurunan indeks dibanding akhir 2025.

Yaitu indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja, indeks ekspektasi penghasilan, serta indeks ekspektasi konsumen. (em/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#daya beli masyarakat kediri #daya beli di kediri #konsumsi masyarakat kediri #BI Kediri #ekonomi kota kediri