JP Radar Kediri– Pemandangan Terminal Tamanan Kota Kediri di minggu kedua Ramadan tampak kontras dengan spot takjil di beberapa titik Kota Kediri. Hingga kemarin, situasi di terminal tampak sepi.
Inayanti, penjaga loket tiket di Terminal Tamanan Kota Kediri mengaku, penjualan tiket masih sangat lesu saat Ramadan seperti ini. Menurutnya, karakteristik penumpang di Kediri memiliki pola yang agak unik. Lonjakan penumpang biasanya tidak terjadi saat mudik. Sebaliknya, terjadi saat arus balik.
“Kebanyakan kan pekerja yang pulang ke Kediri, nanti habis lebaran baru ramai-ramai kembali ke kota rantaunya lagi,” jelas Inayanti.
Sejauh ini, rute tujuan yang paling banyak diminati penumpang masih didominasi ke arah Bali dan Jakarta. Inayanti memprediksi grafik pemesanan tiket baru akan mengalami kenaikan signifikan mulai tanggal 21 Maret hingga 4 April mendatang. Ia menyebut, kondisi saat ini justru kalah ramai dibandingkan momen libur beberapa waktu lalu.
“Kemarin malah lebih ramai pas tanggal 7-14 Februari, pas momen imlek dan libur awal puasa,” tambahnya.
Senada dengan Inayanti, Agung Widianto Marketing PO lain juga mengatakan saat ini belum ada lonjakan pesanan. “Normal saat ini, ramenya pas setelah lebaran, agak sepi juga menurut saya karena banyak yang beralih ke kereta” jelasnya.
Adapun tiket, akan ada kenaikan harga. Seperti tiket ke Lampung yang normalnya Rp 600 ribu akan naik Rp 150 ribu - Rp 300 ribu atau tiket
ke Jakarta awalnya Rp 350 ribu menjadi Rp 660 ribu. “Naiknya nanti saat Lebaran,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita