KEDIRI, JP Radar Kediri- Libur sekolah yang bersamaan dengan momen Natal dan Tahun Baru memberi dampak positif bagi industri perhotelan. Okupansi hotel di Kediri Raya menunjukkan tren positif. Angkanya lebih baik dari hari biasa sebelum libur akhir pekan.
Seperti yang diutarakan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kediri Sri Rahayu Titik Nuryati. “Nampaknya liburan sekolah dan Nataru tahun ini okupansinya cukup baik di Kediri Raya,” ujar perempuan yang akrab disapa Yayuk itu.
Mulai memasuki libur panjang, okupansi hotel mencapai angka 75 sampai 80 persen. Ini menunjukkan tren positif jika dibandingkan tahun lalu. Ditanya terkait faktor penyebab kenaikan okupansi hotel tahun ini karena adanya fenomena mudik liburan.
Baca Juga: Sambut Nataru, Okupansi Hotel di Kediri Masih Lesu
Ya, mayoritas warga luar Kediri itu memanfaatkan waktu liburannya untuk berkunjung ke orang tua maupun keluarganya yang berada di Kediri.
Tak jarang mereka yang sudah berdomisili di Kediri juga ingin menikmati menginap di hotel untuk momen bersama keluarga dengan suasana yang berbeda.
“Banyak tamu dari kalangan keluarga. Mereka ingin bertemu saudaranya maupun menghabiskan waktu bersama di tempat yang berbeda,” imbuhnya.
Baca Juga: Eksplorasi Kediri, Ini 8 Rekomendasi Wisata Hits untuk Liburan Nataru
Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kediri, rata-rata tamu hotel menginap selama 3 sampai 4 hari. Waktu menginap tersebut cukup lama. Sebab banyak dari mereka yang berdomisili di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jakarta
Dia berharap tingkat hunian ini semakin bertambah hingga puncaknya nanti pada malam pergantian tahun. Itu karena dengan pertumbuhan okupansi hotel turut mendorong ekonomi kreatif yang ada disekitarnya. Baik tempat wisata maupun kuliner.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian