Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Program MBG di Kediri Dongkrak Harga Telur dan Daging Ayam

Hilda Nurmala Risani • Selasa, 7 Oktober 2025 | 11:20 WIB

HARGA TINGGI: Penjual telur di Pasar Setonobetek.
HARGA TINGGI: Penjual telur di Pasar Setonobetek.
KEDIRI, JP Radar Kediri- Harga komoditas daging ayam dan telur masih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Penyebab tingginya harga tersebut disebabkan karena jumlah pasokan dan permintaannya tidak seimbang.

Agustin, pedagang Pasar Setonobetek, Kota Kediri mengatakan, saat ini, harga ayam di tempatnya dibanderol Rp 33 ribu per kilogram. “Masih tinggi,” ujar perempuan yang akrab disapa Tin itu.

Sementara itu, harga telur ayam per kilogram kini tembus Rp 29 ribu. Tingginya harga telur itu masih konsisten hingga saat ini.

Subagyo, Pengamat Ekonomi menyebutkan, kenaikan harga ayam dan telur di Kota Kediri itu disebabkan karena permintaan yang tinggi. Salah satunya yang menyebabkan tingginya harga itu karena adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Memang untuk MBG membutuhkan makanan yang berprotein tinggi. Seperti daging ayam dan telur. Tak heran jika permintaannya juga tinggi,” terang Subagyo, Dosen Ekonomi di UNP.

Untuk menjaga kestabilan harga perlu ada peran dari pemerintah selaku pemangku kebijakan dan masyarakat.

Pemerintah harus berupaya menjaga kestabilan harga dengan memastikan stok tetap aman. Sedangkan masyarakat bisa berperan dengan mencukupi kebutuhan sendiri.

“Misalkan masyarakat bisa beternak ayam sendiri. Sehingga kebutuhan akan daging dan telur bisa tercukupi,” pungkasnya. 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#Mbg #unp #kediri #unp kediri #daging ayam #harga telur #pasar setonobetek #program mbg