Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Efek Hari Raya Idul Fitri, Kota Kediri Alami Inflasi

Emilia Susanti • Jumat, 11 April 2025 | 12:00 WIB

 

INFLASI: BI saat menggelar operasi pasar murah Ramadan lalu.
INFLASI: BI saat menggelar operasi pasar murah Ramadan lalu.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Kediri mengalami inflasi untuk pertama kalinya di tahun ini. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri mencatatkan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 1,56 persen secara month to month (mtm) pada Maret 2025. Angka ini meningkat tajam dari Februari yang sebesar -0,98 persen.

Kepala BPS Kota Kediri Emil Wahyudiono menerangkan, ada efek hari raya Idul Fitri yang menyebabkan naiknya IHK. Momen tersebut membuat permintaan sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Dari kelompok makanan hingga transportasi.

Baca Juga: Rekor! Harga Emas Antam 10 April 2025 Tembus Harga tertinggi

“Permintaan beras, cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, dan bawang merah mengalami kenaikan,” jelas pria yang akrab disapa Emil itu.

Kemudian untuk transportasi, dia menyebut ada perubahan tarif angkutan. Yakni meningkatnya tarif bus antar kota yang terjadi menjelang Lebaran mulai 21 Maret lalu. Peristiwa itu tidak lepas dari tradisi masyarakat Indonesia yang mudik saat Lebaran.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Meroket Tajam, Akan Tembus Rp2 Juta? Ini Rinciannya!

“Mungkin Bapak Ibu yang merasakan bepergian ke luar kota dengan menggunakan bus terutama Patas, mengalami kenaikan. Juga ada (kenaikan tarif, red) antar kota yang lain,” sebut Emil seperti rilis yang disampaikan saat zoom meeting.

Di samping karena hari besar keagamaan nasional (HBKN), inflasi di Kediri juga dipicu oleh berakhirnya diskon tarif listrik pada akhir Februari lalu. Praktis, pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan listrik meningkat, khususnya terhadap pelanggan pasca bayar. 

Baca Juga: Pemenang Lelang Pasar Ngadiluwih Kediri Mundur, Kenapa?

Imbasnya, kembalinya tarif listrik ke harga normal memberikan andil sebesar 0,99 persen terhadap Inflasi. Andil itu menjadi yang tertinggi bila dibandingkan komoditas lainnya.

“Inflasinya (tarif listrik, red) sebesar 38,66 persen,” tambah Emil.

Baca Juga: Warga Kras Kediri: Listrik Mundak Maneh Toh?

Kemudian, dia menjelaskan komoditas kedua yang memberikan sumbangsih terbesar kedua adalah cabai rawit. Komoditas ini memberikan andil sebanyak 0,19 persen dengan besar inflasi 34,92 persen. Selanjutnya, komoditas yang turut menyebabkan inflasi antara lain bawang merah, beras, daging ayam ras, emas perhiasan, angkutan antar kota, mie instan, dan bawang putih.

“Nah, untuk beras, di seluruh Jawa Timur ada kenaikan harga. Jadi andilnya untuk month to month untuk Kota Kediri 0,07 persen,” tekannya terhadap komoditas yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat ini.

Sementara itu, penghambat inflasi secara mtm juga datang dari kelompok makanan. Adalah komoditas tomat dan terong yang memiliki andil sebesar -0,02 persen. Lalu ada pula kacang panjang, kangkung, semangka, dan garam yang andilnya -0,01 persen terhadap inflasi.

Baca Juga: Waduh Nilai Tukar Rupiah Melemah, Ini Dampaknya yang Perlu Diketahui!

Terakhir, Emil menjelaskan beberapa peristiwa yang perlu mendapatkan perhatian di bulan ini. Pertama masih berkaitan dengan momen hari raya Idul Fitri. Dia menerangkan masih ada kenaikan permintaan terhadap beberapa komoditas. Seperti beras, daging ayam, telur ayam, kelapa, hingga tarif angkutan.

“Jadi ketika puasa kemarin tarif yang keluar Kota Kediri itu hanya kecil kenaikannya. Tetapi mungkin akan lebih kerasa ketika arus baliknya, jadi dari Kediri ke luar (kota, red), ke Jakarta, Surabaya, itu mulai terasa,” jelasnya.

Baca Juga: Harga emas Antam Hari Ini Merangkak Naik, Jadi Rp1,777 juta per gram, Ini Rinciannya!

Namun demikian, Emil juga menerangkan ada beberapa komoditas pangan yang diprediksikan memasuki musim panen pada April ini. Meliputi beras, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, dan tomat.

Untuk diketahui, inflasi di Kota Kediri ini masih di bawah angka inflasi nasional yang sebesar 1,65 persen. Sementara itu, inflasi secara year on year (yoy) Kota Kediri adala sebesar -0,04 persen dan secara year to date (ytd) sebesar -0,13 persen. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

 



Editor : rekian
#transportasi #kelompok makanan #inflasi #hari raya idul fitri #bps kota kediri #kota kediri