JP Radar Kediri- Nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika serikat semakin meprihatinkan. Nilai tukar dollar Aemrika Serikat (AS) telah menyentuh angka yang sangat di tinggi di non deliverable forward (NDF).
Dilansir dari Refinitif, pada hari minggu (6/4) pukul 08.10 WIB, nilai mata uang Indonesia terhadap rupiah mencapai angka yang tertinggi sepanjang sejarah yaitu Rp17.059/USD.
Untungnya, pada malam harinya sampai hari ini (7/4) pukul 10.00 WIB turun kembali mencapai Rp16.670/USD.
Untuk diketahui, NDF merupakan alat yang digunakan untuk memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan kurs yang juga telah ditentukan.
Namun sayangnya, pasar NDF masdih belum ada di Indonesia dan hanya ada di kota kota keunganan terkenal seperti Singapura, Hong Kong, New York atau Landon.
Melemahnya mata uang Indonesia terhadapa dollar amerika disebakan karena kebijkan Presiden Amerika yakni Donald Trump yang memicu perang dagang di skala global.
Perang dagang ini menyebabkan banyak investor asing di Indonesia yang menagngkat kaki di pasar keuangan yang menyebabkan gejolak eksternal yang tinggi.
Kebijakan Trump mengakibatkan Indoensia terkena tarif resiprokal atau timbal balik hingga 32% karena besarnnya defisit AS ke Indonesia.
Hal ini akan berdampak buruk pada perekonomian Indonesia. Barang Indonesia akan tidak laku di Amerika Serikat karna harga barang masuknya cenderung lebih mahal.
Hal ini menyebabkan masrakat Amerika Serikat akan cenderung memilih produk Amerika serikat daripada impor dari Indonesia.
Apabila hal ini terus dibiarkan, suplai dollar AS Indonesia dapat berkurang dan menyebakan nilai tukar rupiah menjai dsemakin tinggi.
Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira