Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

UMKM di Jongbiru di Kediri Naik 50 Persen, Ini Penyebabnya

Hilda Nurmala Risani • Rabu, 12 Maret 2025 | 14:37 WIB

 

EKONOMI TUMBUH: Suasana Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo setelah pelebaran jalan dan beroperasinya bandara.
EKONOMI TUMBUH: Suasana Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo setelah pelebaran jalan dan beroperasinya bandara.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Desa Jongbiru, Kecamatan Gampeng menjadi salah satu kawasan yang disiapkan untuk menunjang keberadaan Bandara Dhoho Kediri. Selain membuka akses jembatan, Pemkab Kediri juga memperlebar jalan menuju Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto. 

Belum setahun beroperasi, kini kawasan yang dulunya sepi itu mulai bersolek. Ekonomi warga mulai terkerek. Mereka membuka berbagai jenis usaha. Mulai dari kelontong, kuliner, hingga usaha kos-kosan.

Baca Juga: Keberhasilan Cokelat Ndalem Jadi Bukti Nyata Keberpihakan BRI Terhadap UMKM   

Bahkan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang buka di kawasan itu melonjak tajam. Peningkatan pendapatan mereka naik mencapai 50 persen.

Marlina, 30 salah satu pedagang kuliner di Desa Jongbiru, Gampengrejo mengatakan, dibukanya akses jembatan Jongbiru telah mendongkrak perekonomian warga.

“Yang berjualan di sini ada juga dari luar Jongbiru. Tidak hanya warga sini saja,” ujar perempuan yang kerap disapa Lina itu. 

Baca Juga: Membeli Rumah Subsidi, Jangan Hanya Murahnya. Ini 10 Hal yang Harus Anda Pertimbangkan

Dia menceritakan pendapatannya sebelum akses jembatan dibuka hanya bisa meraup Rp 100 ribu per hari. Sekarang naik sampai 50 persen. “Sekarang per hari bisa Rp 175 ribu hingga Rp 200 ribu,” aku penjual makanan itu. 

Sementara itu, Rini, 45, yang buka toko Madura mengaku, setiap harinya selalu ramai pembeli. Pelanggan di tokonya tidak hanya berasal dari warga sekitar. Melainkan juga pengendara yang melintasi jembatan tersebut.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Kabupaten Kediri Berangsur Turun, Ini Penjelasan Dinas Perdagangan dan Perindustr

“Dari pagi sampai malam selalu ramai. Entah membeli rokok atau minuman yang pasti ada saja,” terangnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.

Jembatan Jongbiru yang menjadi akses ke Bandara Dhoho Kediri itu bisa mendongkrak perekonomian warga di Desa Jongbiru. Dulunya omzet per hari hanya Rp 250 ribu.

“Seringkali saya tidak balik modal saat jembatan ini masih belum diperbaiki. Tetapi sekarang ini omset bisa sampai Rp 500 ribu,” tandasnya. 

Baca Juga: Industri Rokok Bikin Pertumbuhan Ekonomi Kota Kediri Kokoh 

Pantauan koran ini, hampir sepanjang jalan menuju jembatan Jongbiru berjajar para pedagang makanan dan minuman. Tak hanya itu, warga sekitar juga memanfaatkan rumahnya untuk membuka toko kelontong atau warung kuliner makan.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : rekian
#kediri #bandara dhoho kediri #umkm #jembatan jongbiru #kecamatan gampengrejo #desa jongbiru