JP Radar Kediri - Raksasa stablecoin, Tether, baru saja mengumumkan akuisisi saham minoritas di klub sepak bola Juventus, menandai langkah strategis dalam menghubungkan industri olahraga dengan teknologi blockchain.
Langkah ini bertujuan untuk memperluas adopsi aset digital dan mendorong inovasi di sektor olahraga melalui integrasi teknologi blockchain, kecerdasan buatan (AI), dan bioteknologi.
Baca Juga: Pepe Coin, Memecoin yang Masih Menarik Perhatian di Tahun 2025
Tether, yang sebelumnya sudah menjalin kemitraan dengan FC Lugano di Swiss dalam proyek “Plan B,” kini mengambil langkah lebih jauh dengan investasi di Juventus.
Menurut CEO Tether, Paolo Ardoino, kemitraan ini akan membawa perubahan besar dalam dunia olahraga global dengan menggabungkan teknologi baru ke dalam industri yang sudah mapan.
Setelah pengumuman akuisisi ini, harga Juventus Fan Token (JUV) melonjak lebih dari 100% menjadi $2,16. Hal ini juga berdampak pada token klub besar lainnya seperti Manchester City, Barcelona, dan Paris Saint-Germain, yang mengalami kenaikan lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir.
Baca Juga: XRP Menargetkan $15 Jika Pola Ini Bertahan, Kata Analis
Akuisisi ini juga mencerminkan upaya Tether dalam mencari sumber pendapatan alternatif setelah menghadapi regulasi ketat di Uni Eropa yang membatasi penggunaan stablecoin mereka.
Dengan investasi ini, Tether tidak hanya memperkuat posisinya di industri kripto, tetapi juga menciptakan ekosistem baru yang lebih luas di dunia olahraga.
Langkah ini menunjukkan bagaimana blockchain semakin merambah ke berbagai industri, termasuk sepak bola, dengan potensi merevolusi cara interaksi antara klub, pemain, dan penggemar.
Dengan Tether kini menjadi pemegang saham Juventus, masa depan sepak bola berbasis blockchain tampak semakin nyata.
Editor : Miko