KEDIRI, JP Radar Kediri– Permintaan ikan nila di Kabupaten Kediri sedang naik daun. Pada 2024 lalu, penjualannya tembus sampai Rp 40 miliar. Angka itu setara dengan biaya untuk pembangunan Jembatan Jongbiru Kabupaten Kediri. Data dari dinas perikanan, penjualan nila tahun lalu mencapai 2.500 ton. Saat itu, harga terendahnya Rp 16 ribu per kilogram.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid mengatakan, ada banyak faktor yang menyebabkan ikan nila kini menjadi primadona. Yang pertama, peminat ikan nila ini adalah masyarakat kelas menengah ke bawah. Beda dengan gurame yang rata-rata dikonsumsi masyarakat kelas menengah ke atas.
Baca Juga: Permintaan Ikan Tinggi, Stok Mencukupi
Karena itu, penjualan ikan nila kini ramai disajikan di penjual makanan di tepi jalan. Biasanya disandingkan dengan lalapan sambal. “Tren masyarakat saat ini banyak yang suka makan (lalapan, Red) di tepi jalan,” ucap pria berusia 52 tahun itu.
Tingginya permintaan nila tentu membuat harganya ikut terdongkrak. Saat ini kisaran harga nila per kilogramnya mencapai Rp 25 ribu sampai Rp 28 ribu. Ini berbanding terbalik dengan gurame yang harganya justru mengalami penurunan. Dari Rp 38 ribu per kilogramnya menjadi Rp 25 ribu. Adapun lele yang permintaannya juga tinggi, harganya stabil di harga Rp 18 ribu - Rp 19 ribu per kilogram.
Selain peminat nila untuk dikonsumsi tinggi, pembudidayanya juga ikut naik. Bagi peternak, membudidaya ikan nila cukup menguntungkan. Sebab, satu ekor indukan bisa mendapat benih 30 ribu hingga 50 ribu ekor. Sedangkan tingkat kematiannya sangat rendah hanya 10 persen.
Berikut grafis tentang prodiksi air tawar di Kabupaten Kediri selama dua tahun terakhlir.
Produksi Ikan Air Tawar di Kabupaten Kediri
| Jenis Ikan | 2023 (kg) | 2024 (kg) |
| Lele | 16.391.000 | 17.553.250 |
| Nila | 2.338.000 | 2.452.000 |
| Gurami | 2.557.000 | 2.561.000 |
| Bawal | 848.000 | 888.500 |
| Tawes | 4.860 | 1.230 |
| Mas | 39.540 | 5.840 |
| Patin | 1.818.000 | 1.226.000 |
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian