Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Okupansi Penumpang Pesawat di Bandara Dhoho Kediri Turun, Penerbangan Hanya Dua Kali dalam Seminggu

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 19 Desember 2024 | 00:42 WIB
MEGAH: Suasana malam Bandara Dhoho Kediri gemerlap cahaya.
MEGAH: Suasana malam Bandara Dhoho Kediri gemerlap cahaya.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Okupansi penumpang pesawat di Bandara Dhoho mengalami penurunan. Masalah tersebut berdampak pada jadwal penerbangan di bandar udara yang terletak di Kecamatan Grogol. Karena ada penurunan penumpang maka harus dikurangi.

Hingga kemarin, hanya ada dua penerbangan dengan rute Kediri-Jakarta saja. Hal itu diungkapkan Natalia, Airport Commercial Manager Angkasa Pura (AP) 1 Bandara Dhoho Kediri. Dia mengatakan, sebelumnya, dalam seminggu selalu ada penerbangan dengan rute Kediri-Jakarta menggunakan Maskapai Citilink dan rute Kediri Balikpapan Maskapai Super Air Jet.

Menurut Natalia, tidak seperti saat awal penerbangan di Bandara Dhoho dibuka, tingkat kepadatan penumpang pesawat saat ini menurun. Dia mencatat, okupansi penumpang pesawat di Bandara Dhoho tidak bisa maksimal.

“Tingkat okupansinya tidak sampai 70 persen,” terangnya.

Dia mengungkapkan, karena permintaan yang sedikit itulah menjadi penyebab maskapai memutuskan untuk mengurangi jumlah penerbangan di bandara yang mulai buka penerbangan pada 5 April lalu.

Termasuk, memutuskan untuk tidak melakukan penerbangan di Bandara Dhoho. Seperti yang dilakukan Maskapai Super Air Jet. “Berkurangnya demand menjadi penyebab adanya keputusan dari pihak airline untuk mengurangi jadwal penerbangan,” jelas Natalia.

Dia berharap, adanya pembangunan infrastruktur yang mempermudah aksesbilitas menuju Bandara Dhoho menjadi salah satu penunjang untuk meningkatkan kembali okupansi penumpang di Bandara Dhoho.

Serupa yang disampaikan pihak AP 1 Bandara Dhoho, Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDHI) Maksin Arisandi mengatakan ada pengurangan rute dan jadwal  penerbangan. Adapun penerbangan di Bandara Dhoho kali ini hanya ada satu rute.

Yakni rute Kediri-Jakarta dengan Maskapai Citilink. Rute itu juga hanya melayani penerbangan dengan sedikit jadwal. Hanya dua kali dalam seminggu, yaitu setiap Rabu dan Jumat. Padahal sebelumnya bandara tersebut juga melayani rute Kediri - Balikpapan PP menggunakan maskapai Super Air Jet.

“Super Air Jet rute Kediri-Balikpapan sementara tidak melakukan penerbangan sampai dengan waktu yang belum ditentukan,” terangnya.

Karena itulah, dia berharap, dengan dilakukannya penerbangan umrah, nantinya bisa meningkatkan minat masyarakat untuk melakukan penerbangan di Bandara Dhoho.

“Kita butuh langkah lompatan, dilakukan penerbangan umrah ini merupakan bentuk lompatan,” terangnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kediri #jakarta #balikpapan #Super Air Jet #bandara dhoho #citilink